Selasa, 09 April 2013

BEGAL MAKIN MARAK, BUPATI TUDING LAWAN POLITIK


Kotabumi (SL) - Eskalasi politik di Lampung Utara (Lampura) menjelang Pemilukada September mendatang mulai memanas. Perang urat syaraf (Psywar) antara para kandidat peserta Pemilukada mulai mewarnai sejumlah kegiatan yang diadakan seperti yang dilakukan oleh Bupati Zainal Abidin.

Orang nomor satu Lampura itu menuding bahwa maraknya aksi begal didaerah yang dipimpinnya tersebut didalangi oleh lawan politiknya agar menjatuhkan citra dirinya dimata masyarakatnya.

"Semua yang mau jadi Bupati bilang mau berantas begal. Jangan nunggu Bupati kalau mau berantas begal. Jangan - jangan mereka sendiri otak begalnya," tandas Zainal sengit dalam kegiatan pembentukan Tim Terpadu Keamanan Masyarakat, digedung Pusiban Agung Kotabumi, Selasa (9/4).

Pemilik plat merah BE I J ini juga menyebutkan bahwa pemahaman para kandidat peserta Pemilukada mendatang tidak memahami tugas dan wewenang Kepala Daerah. Hal ini ditunjukan ketika para calon tersebut dalam setiap sosialisasinya kepada masyarakat menawarkan aman, nyaman, sejahtera. Padahal, masih katanya, persoalan keamanan bukanlah tugas dari Bupati melainkan tugas Kepolisian. "Ini kan sama saja melecehkan institusi Kepolisian," katanya serayamenambahkan bahwa fenomena begal diwilayahnya mulai marak sejak dua tahun terakhir.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Dandim 0412, Kapolres Lampura, beserta jajaran kedua institusi tersebut dan Mahasiswa PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian), Zainal tak sungkan menyatakan bahwa akan menyarankan kepada keluarga besarnya yang menjadi anggota Kepolisian untuk tidak memilih para calon yang menggembar-gemborkan akan memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Keluarga saya yang Polisi tidak saya suruh milih (calon) yang bilang gitu," tandasnya.

Sementara mengenai tujuan terbentuknya Tim Terpadu Keamanan Masyarakat yang terdiri dari anggota TNI dan Polri tersebut, ia menambahkan, adalah untuk meminimalisir tingkat gangguan keamanan dimasyarakatnya. Untuk itu, dirinya akan menganggarkan dana bagi Tim Terpadu Keamanan Masyarakat itu pada tahun depan. “Tahun depan, saya akan anggarkan dana kegiatan ini,” jelasnya seraya menjanjikan Tim itu akan terus bekerja selama dirinya menjabat Bupati.

Ditempat yang sama, Kapolres Lampura, AKBP. Frans Sentoe usai kegiatan itu menyebutkan bahwa pihaknya akan menyiapkan anggota-anggota terpilih untuk di tempatkan sebagai Babinkamtibmas dan akan dipersenjatai. “Mereka akan terjun dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi harus orang – orang pilihan,” ucapnya.

Sedangkan, Komandan Kodim 0412 Lampura  Letkol. Inf. Ayi Lesmana menyambut baik terbentuknya tim terpadu ini merupakan langkah dan upaya nyata seluruh komponen pemerintah baik TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam meminimalisir potensi konflik dan persoalan keamanan lainnya ditengah masyarakat.(Feaby)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...