Sabtu, 09 Maret 2013

KPA : JUMLAH PENDERITA HIV/AIDS BISA NAIK 300 PERSEN

Kotabumi (SL) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memperkirakan jumlah penderita AIDS/HIV didaerahnya akan meningkat hingga 300 persen pada tahun mendatang. Lantaran pihak penyandang dana kegiatan KPA Lampura selama ini, yakni Global Found telah memutuskan tidak lagi memberikan dana kepada KPA Lampura sejak Maret ini dikarenakan tingkat penularan HIV/AIDS melalui transmisi seksual di Kabupaten ini terbilang sedikit. Akibatnya, seluruh kegiatan KPA seperti sosialisasi kepada pengguna jarum suntik yang dilakukan satu bulan sekali.

“Global Found menilai Kabupaten ini penularan HIV/AID melalui transmisi seksual terbilang sedikit,” kata Penyuluh Program KPA, Lampura, Eza, di kantornya, Kamis (7/3).

Kabupaten Lampura, kata dia, secara nasional tidak termasuk kategori yang tinggi untuk penularan melalui transmisi seksualnya. Hal inilah yang menjadi pertimbangan pihak Global Fund, pihak yang selama ini mendanai KPA memutuskan untuk memberhentikan kucuran dananya per tanggal 28 Februari.

Menurutnya, besaran dana yang diterima dari organisasi tersebut setiap tahunnya mencapai Rp 250 juta. Dimana dana itu diperuntukan sebagai dana operasional petugas KPA. Akibatnya pemutusan dana itu, terangnya, beberapa kegiatan dari KPA Lampura seperti pemberian sosialisasi kepada pengguna jarum suntik yang dilakukan satu bulan sekali menjadi tersendat dan tidak dapat dilaksanakan. Selain itu, dana operasional untuk petugas KPA belum dapat diberikan.

Untuk mengatasinya, ia menambahkan, pihaknya akan mengandalkan bantuan dana dari Pemkab Lampura. Dimana pada tahun 2012 lalu, pihaknya besaran dana yang diterima pihaknya dari Pemkab Lampura mencapai Rp. 15 juta. “Untuk 2013 ini, kita belum tahu berapa besarannya," ucap dia.

Disamping mengandalkan bantuan dana dari Pemkab Lampura, pihaknya akan mencari bantuan dana dari pihak lain seperti International Partnership Found. "Kami sudah menyusun proposalnya, dan segera dilayangkan kepada IPF," jelasnya.

Pemutusan aliran dana dari Global Found ini tidak hanya berimbas kepada KPA Lampura tetapi juga berimbas kepada klinik VCT Kabupaten setempat seperti yang diungkapkan oleh dokter Aida, petugas klinik VCT Lampung Utara. “Ya, kita juga kehilangan sebagian dana yang digunakan untuk pelaksanaan test HIV/AIDS," jelasnya singkat.(Feaby)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...