Selasa, 21 Januari 2014

KEPERGOK MENCURI, HARDI DIHAKIMI WARGA



Abung Selatan (SL) - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Begitulah yang terjadi pada Ahmad Hardi (17) bin Hamsin, salah satu tersangka pencuri motor di Desa Kembang Tanjung, Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura).

Lantaran kepergok warga melakukan pencurian, pelajar SMK Nusantara Prokimal, Lampura ini terpaksa merasakan dinginnya terali besi Polres Lampura setelah sebelumnya sempat menjadi bulan - bulanan warga. Sialnya lagi, tersangka Hardi harus merasakan itu tanpa r
ekan duetnya yang keburu melarikan diri saat penangkapan warga berlangsung.
Menurut Kapolsek Abung Selatan, AKP. Yuniarta, tersangka yang merupakan warga Desa Bumi Ratu, Ketapang Sungkai Selatan ditangkap warga saat akan mencuri motor milik Sobari (70) warga  di Desa Kembang Tanjung, Abung Selatan, Minggu (19/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, motor korban tengah diparkir didepan rumahnya. "Nahas, anak korban yang bernama Ridho memergokinya," terang dia, Senin (20/1). 

Melihat motor milik sang ayah dituntun oleh Orang Tidak Dikenal, sang anak spontan berteriak. Mendengar teriakan darinya, warga lantas berbondong - bondong mengejar pelaku. Kebetulan, saat aksi pencurian itu berlangsung, tetangga korban sedang menggelar acara yasinan. Sayangnya, warga tak berhasil menangkap aktor utama pencurian itu karena tersangka Hardi hanya berperan melihat kondisi disekeliling lokasi dengan menunggu dijalan. "Tersangka Hardi ditangkap warga yang baru pulang dari Yasinan dan langsung dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan," katanya. 

Selain mengamankan tersangka, pihak Kepolisian juga menyita dua unit motor yakni Yamaha Vega R dengan nomor Polisi BE 3626 JJ, yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya dan Yamaha Vega ZR warna hitam BE 3216 J milik korban. "Lubang kunci motor korban sudah rusak," paparnya seraya mengatakan, identitas rekan pelaku yang kabur telah ia kantongi.

Kapolsek memperkirakan, tersangka Hardi merupakan spesialis pencuri motor di Abung Selatan. Hal ini semakin diperkuat dengan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihaknya. Dimana, setiap kali beroperasi, tersangka selalu bersama rekannya. "Sepertinya tersangka spesialis pencuri motor diwilayah Abung Selatan," ucapnya

Sementara, tersangka Ahmad Hardi mengaku telah dua kali melakukan pencurian motor. Yang pertama, tersangka mencuri motor di Masjid Al - Ikhlas, didaerah Desa Kali Balangan, Abung Selatan dan yang terakhir, ia tertangkap warga. Dari hasil pertamanya, ia memperoleh bagian Rp. 500 ribu. Tersangka berkilah, ia hanya bertugas mengawasi keadaan sekitar lokasi. Sedangkan yang melakukan pencurian motor ialah rekannya, AN dengan menggunakan kunci letter T. "Begitu juga dengan tadi malam. Saya hanya antar AN," kelit dia.(Feaby)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...