Senin, 16 Desember 2013

LAGI, WARGA TEMUKAN BAYI DIBUANG


Kotabumi (SL) – Sesosok bayi tak berdosa kembali dibuang oleh orang tua durjana yang tak menginginkan kehadiran sang cabang bayi. Beruntung, bayi tersebut masih sempat diselamatkan meski sempat dikerubuti semut.

Lokasi penemuan bayi merah yang diduga hasil hubungan gelap tersebut bertempat di Gang Suyudana, Rejosari, Kotabumi, Lampura, Selasa (10/12) sekitar pukul 09.30 WIB. Bayi yang berjenis kelamin laki – laki dengan berat 1000 gram dan panjang 35 centimeter itu pertama kali ditemukan didepan pintu kediaman Nurlela (43), warga setempat. Saat ditemukan, kondisi sang bayi masih dilumuri oleh bercak darah dan sempat dikerubuti oleh semut merah. “Bayi itu terbungkus kain, dan diletakan dialas kaki depan rumah,” jelas Nurlela usai mengantarkan bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Ryacudu (RSUR), Kotabumi, Selasa (10/12).

Melihat bayi merah itu tergeletak didepan rumahnya, perempuan paruh baya ini langsung bergegas masuk kedalam rumah untuk memberitahukan penemuan tersebut. Tanpa menunggu lama, ibu dan anak langsung memberitahukan warga sekitar tentang penemuan bayi dirumahnya. “Bayinya berjenis kelamin laki laki. Sepertinya baru berumur sehari,” kata dia.

Setelah meyakini tak ada warga sekitar kediamannya yang merasa kehilangan bayi, maka dirinay beserta keluarga memutuskan membawa bayi malang itu ke RSUR. “Sungguh tega sekali orang tua yang telah membuang bayi itu. Bayi itu kan tidak berdosa,” keluhnya.

Maida, salah seorang perawat diruang perawatan anak RSUR menjelaskan bila bayi yang diketemukan warga tersebut dalam kondisi yang kurang sehat dikarenakan lahir dengan prematur dn diperkirakan baru berusia satu hari. Khawatir dengan kondisi tersebut, maka pihak RSUR meletakan sang bayi malang itu kedalam inkubator karena tidak tahan dengan kondisinya. “Bila terlalu lama diluar, tubuhnya akan membiru," paparnya.

Mirisnya, Polres Lampura melalui Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Bunyamin mengaku belum mengetahui ihwal tersebut. Parahnya lagi, Polres setempat sepertinya hanya bersifat pasif karena belum akan bertindak bila tidak ada laporan tentang penemuan bayi itu. “Laporan tentang penemuan bayi ke Polres belum ada. Tapi, jika ada laporan tentang penemuan bayi itu maka kami akan segera menyelidiki siapa orang tua, dan motif pembuangan bayi itu,” tandas dia.(Feaby)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...