Selasa, 19 November 2013

DAK LAMPURA TURUN 2,8 M



Kotabumi (SL) - Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Utara tahun 2014 mendatang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2013 ini, Lampura memperoleh DAK sebesar Rp. 92,1 Miliar maka DAK Lampura tahun 2014 hanya sebesar Rp. 89,3 Miliar.

"Dari 92,1 Miliar DAK yang kita terima tahun 2013, tahun depan kita hanya dapat 89,3 Miliar. Jadi turunnya sekitar Rp. 2,8 Miliar," kata Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) setempat, Sayuti MP, diruangannya, Selasa (19/11). 

Sayangnya, ketika ditanya penyebab turunnya jumlah DAK Lampura tahun depan, Sayuti enggan berkomentar. "Tidak tahu alasannya kenapa. Yang jelas, DAK kita turun," ujarnya singkat.

Mantan Kepala Bidang Perbendaharaan BPKA Lampura ini menuturkan bila kepastian tentang turunnya DAK Lampura tahun depan tersebut diperoleh pihaknya melalui internet dan surat resmi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Kali pertama kita tahu turunnya DAK itu dari situs Kemenkeu sekitar tanggal 20 Oktober lalu dan diperkuat dengan surat resmi yang kita terima dari Kemenkeu," terangnya tanpa menjelaskan kapan waktu surat itu diterima pihaknya.

DAK itu, katanya lagi, akan diperuntukan untuk menunjang kegiatan atau program pemerintah yang dilakukan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Lampura. Adapun SKPD yang mendapat DAK terbesar itu yakni Dinas Pendidikan (Diknas) dengan nilai Rp. 27,7 Miliar. Dengan rinciannya, 11 Miliar untuk Sekolah Dasar, 6,4 Miliar untuk SMP, dan 4,8 untuk SMA, serta 5,4 Miliar untuk SMK. Setelah Diknas, maka Dinas Pekerjaan Umum (PU) menjadi penerima DAK terbesar kedua dengan nilai Rp. 18,8 Miliar. Dimana DAK PU tersebut akan diperuntukan untuk berbagai program seperti Program Sarana Pedesaan, Air minum dan Sanitasi, Infrastruktur jalan, dan Irigasi. 

"1,5 Miliar untuk Program Sarana Pedesaan, 2,427 Miliar untuk program Air minum dan Sanitasi, 6 Miliar untuk Infrastruktur jalan, dan Rp. 3,8 Miliar untuk program Irigasi," urai dia seraya menambahkan bahwa Badan Koordinasi Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKKB dan PP) menjadi SKPD dengan perolehan DAK terkecil dengan nilai Rp. 1,1 Miliar.

Menariknya, Ketua Tim Anggaran Pemkab Lampura sekaligus Sekretaris Kabupaten (Sekkab) setempat, Rifki Wirawan ketika dikonfirmasi mengenai penyebab turunnya besaran DAK yang diperoleh Lampura tahun depan malah mengaku belum mengetahui bila DAK Lampura tahun 2014 mendatang mengalami penurunan. "Saya malah baru tahu kalau DAK kita (Lampura) itu turun. Jadi, saya belum bicara tentang alasan turunnya DAK itu," tutup mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Tanggamus ini.(Feaby).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...