Rabu, 09 Oktober 2013

SEJUMLAH KELAS SMPN II KOTABUMI NYARIS AMBROL



Kotabumi (SL) Kondisi cukup mengenaskan terjadi di SMP N 2 Kotabumi, Lampung Utara. Betapa tidak?. Sejumlah kelas di SMP tersebut yang berada dipinggir sungai Way Batang Hari itu sewaktu waktu dapat ambruk lantaran tembok kelas beserta pondasi sejumlah kelas itu mengalami kerusakan cukup parah.

Pantauan dilokasi, Senin (9/10) sekitar pukul 10:00 WIB, kondisi tembok kelas yang berada dibibir sungai tersebut mengalami keretakan yang cukup lebar. Selain itu, pondasi tembok kelas juga telah tidak menempel ditanah dikarenakan tanah tempat pondasi kelas itu terus mengalami longsor.

Kepala sekolah SMPN II, Elza Verli menyebutkan bahwa sejatinya pihaknya sangat khawatir dengan kondisi tersebut. Sebab menurutnya, jika terus dibiarkan, maka tingkat kerusakan sejumlah kelas yang berada tepat dibibir sungai tesebut akan semakin parah dan akan mengancam keselamatan anak didiknya.

“Kerusakannya sudah berlangsung lama. Sejak saya pertama kali menjabat sebagai Kepala Sekolah, memang sudah rusak seperti itu1," tutur dia, diruangannya, Rabu (9/10).

Bahkan menurut dia, kondisi serupa juga dialami oleh tembok pembatas antara sekolahnya dengan rumah penduduk. Dimana, tembok pembatas tersebut sempat ambruk menimpa bagian belakang rumah warga yang tepat berada disebelah tembok sekolahnya. “Sudah ada yang ambruk. Tapi, sudah saya perbaiki dengan uang pribadi saya dan dibantu dengan dana bantuan Komite Sekolah,” jelasnya.

Namun demikian, dirinya mengaku tidak sanggup untuk memperbaiki seluruh bangunan kelas tersebut dengan dana pribadi dan dana dari Komite Sekolah dikarenakan dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki sejumlah kelas yang berada dipinggir sungai tersebut terbilang cukup banyak. “Kalau untuk memperbaikinya dengna dana pribadi dan dana dari Komite Sekolah, tentu tidak akan cukup. Tapi, kalau tidak segera diperbaiki, kelas – kelas itu dapat ambruk sewaktu - waktu,” terangnya.

Elza menyebutkan, sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu sekolah tua yang ada di Lampura sehingga tingkat kerusakannya cukup tinggi dan memerlukan perhatian dan perawatan ekstra. “Karena sekolah ini sekolah tua maka perawatannya pun harus benar – benar harus ekstra,” ucap dia.

Perempuan paruh baya ini berharap, Pemerintah Kabupaten Lampura melalui Dinas Pendidikan dapat segera memperbaiki kerusakan disekolahnya. Hal ini demi kenyamanan dan keselamatan para peserta didik yang menimba ilmu disekolahnya. “Saya harap, Pemkab dapat membantu memperbaiki sekolah saya ini,” harap dia.

Ditempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan setempat, Budi Utomo mengaku belum mengetahui persoalan tersebut. Oleh karenanya, ia meminta pihak sekolah itu untuk melaporkan secara tertulis kerusakan tersebut kepadanya. “Saya minta pihak sekolah melaporkan secara tertulis kepada Dinas Pendidikan agar dapat segera ditindak lanjuti,” tuntas dia.(Feaby)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...