Senin, 26 November 2012

BPBD SIAPKAN TIM REAKSI CEPAT


Kotabumi (SL) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara (Lampura) menempatkan tim reaksi cepat untuk penanggulangan bencana di kabupaten setempat. "Kita selalu bersiap siaga 1 x 24 jam dan sudah menempatkan petugas tim piket untuk bertindak cepat dalam penanggulangan bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Lampura Muhammad Amin, M.M, Senin (26/11).

Untuk petugas piket dalam tim reaksi cepat, katanya lagi, berjumlah 12 orang dan terdiri dari berbagai unit tanggap bencana. “12 orang hanya petugas piket loh, bila terjadi bencana, kita pasti akan turunkan semua tenaga yang kita miliki," lanjutnya.

DEDI : KETERLAMBATAN ITU BUKAN DISENGAJA


Kotabumi (SL) – Bendahara rutin Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Dedi Irawan membenarkan bahwa gaji para honorer diwilayahnya belum terbayarkan. “Belum dibayar (gaji honor) itu menang benar,” katanya singkat, melalui telepon seluluer, Senin (26/11).

Kendati demikian, dirinya menampik jika keterlambatan penyaluran gaji ini merupakan hal yang disengaja dilakukan oleh pihaknya. “Keterlambatan ini bukan disengaja. Waktu itu, kita sedang mengejar SPJ (Surat Pertanggungjawaban) dan sedang ada pemeriksaan. Jadi, bukan disengaja,” terangnya.

3 BULAN BELUM DIBAYAR, HONORER RESAH


Kotabumi (SL) - Sejumlah tenaga Honorer Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) meminta kepada Pemkab setempat untuk segera menyalurkan tiga bulan gaji mereka yang hingga kini belum dibayarkan. Lantaran, keberadaan gaji tersebut sangat diperlukan dalam menopang kehidupan para honorer.

Salah seorang honorer yang enggan namanya dipublikasikan ketika dikonfirmasi, dipelataran Pemkab setempat, Jum’at (23/11) membenarkan bahwa telah tiga bulan lamanya gajinya dan rekan kerjanya belum dibayarkan oleh Pemkab setempat. “Ya, benar  sudah tiga bulan gaji kami belum dibayar. Tiga bulan itu sejak bulan September hingga November,” beber dia.

Kamis, 22 November 2012

POL PP ANCAM TUTUP USAHA NAKAL


Kotabumi (SL) – Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara (Lampura) menjanjikan akan segera menutup sejumlah tempat usaha ‘nakal’ yang enggan melengkapi perizinan usahanya dan telah direkomendasikan oleh Kantor Penanaman Modal dan Perizinan (KPMP) setempat untuk diterbitkan. 

“Kita akan tutup tempat usaha yang bandel dalam melengkapi perizinannya. Tapi terlebih dahulu, kita akan kembali kirimkan surat peringatan kepada tempat – tempat usaha itu untuk melengkapi izinnya. Kita akan kirimkan dalam waktu satu atau dua hari ini,” terang Kabid Penegakan Perundang - undangan Daerah Satuan Pol PP setempat, Togar Purba, diruangannya, Kamis (22/11). 

GURU BAHASA DAERAH MINTA TERBITKAN PERBUP


Kotabumi (SL) – Rencana Pemerintah Pusat untuk menghapuskan sejumlah mata pelajaran pada kurikulum baru tahun 2013 termasuk muatan lokal membuat resah sejumlah guru mata pelajaran Bahasa Daerah (Bahasa Lampung), di Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Sebab, dikhawatirkan bahwa kebijakan ini akan membuat guru Bahasa Daerah tidak bisa ikut serta pada sertifikasi pada tahun mendatang. 

"Bagi guru yang belum sertifikasi kita akan terkendala kebijakan tersebut, dimana pemerintah pusat akan membuat kurikulum baru, dengan enam mata pelajaran saja," beber Anita, salah satu guru Bahasa Daerah, Kamis (22/11).

Oleh karenanya, saat ini, dirinya berikut rekannya yang belum sertifikasi, didata terlebih dahulu oleh Dinas Pendidikan Lampung Utara. "Kami masih diverifikasi oleh Dinas Pendidikan setempat," katanya.

ADA AUNING TAK BERTUAN DIPASAR PAGI KOTABUMI


Kotabumi (SL) - Awning yang di jalan Pemuda, Kelurahan Kotabumi Udik  Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara(Lampura) bagai tak bertuan. Sebab, sejumlah dinas dikonfirmasi terkait keberadaan bangunan yang diduga melanggar berbagai peraturan diantaranya Undang – Undang Nomor 22 tahun 2009, UU Nomor 38 tahun 2004 dan Perda Nomor 10 Tahun 1999 tak satu pun dinas yang mengakuinya.
                  
Jika sebelumnya, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Lampura Sena Adhi Witartha mengatakan, pembangunan awning itu merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Namun saat Kadis PU Hamartoni A Hadis dikonfirmasi terkait hal itu mengaku tidak tahu menahu keberadaan proyek tersebut dan itu tidak terpogram di dinas yang dipimpinnya. “Proyek pembangunan awning di pasar (jalan pemuda, Red) itu bukan punya kita. Kalau yang di BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) itu betul kita yang tangani,” ujar Hamartoni yang ditemui dalam acara Pelantikan Kades Pagar, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampura, Kamis (22/11).

Rabu, 21 November 2012

BKD TARGETKAN PENATAAN GURU AKHIR DESEMBER


Kotabumi (SL) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Utara (Lampura) menargetkan proses pendataan guru PNS diwilayahnya akan selesai pada bulan Desember 2012.

"Kita telah bentuk Tim Penataan Guru dan saat ini sudah diajukan ke Bupati. Jika sudah ditandatangani pimpinan (Bupati), tim ini akan segera menjalankan tugasnya," terang Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD setempat, Tambunan, Rabu  (21/11).

Nantinya, terus dia, tim yang terdiri dari BKD dan Dinas Pendidikan ini akan bertugas untuk mengevaluasi dan memvalidasi semua data yang diterima dari Dinas Pendidikan dan data yang diperoleh BKD dari hasil pendataannya sendiri.

DEDI : BILA TIDAK SELESAI, PUTUS KONTRAKNYA

Kotabumi (SL) – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Utara (Lampura mengancam akan memutus kontrak para sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2012 yang pengerjaannya tidak selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Jika tidak selesai hingga batas waktu, maka akan kita putus kontraknya,” ancam Kepala BPKAD setempat, Dedi Alpani, dikantornya, Selasa (20/11).

Untuk itu, terus dia, dirinya meminta kepada para Kepala Sekolah penerima DAK 2012 untuk dapat berkonstentrasi penuh terhadap pengerjaan rehab disekolahnya masing – masing. Lantaran, menurutnya, saat ini waktu yang tersedia untuk pengerjaan rehab gedung sekolah tersebut tinggal sedikit.

MAYAT MR X BELUM DIAMBIL KELUARGA


Kotabumi (SL) – Lantaran tidak jelas identitasnya, sosok jasad yang diketemukan tewas di pasar Dekon Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Senin (19/11) lalu, hingga kini masih berada di kamar mayat RSU Ryacudu.

“Belum ada satu pun orang yang datang keruang mayat untuk mengenali jasad tersebut. Jika dalam waktu tiga hari, sejak kedatangan jasad tersebut tidak ada pihak keluarga yang mengambil, maka pihak RSU Ryacudu akan memakamkan jasad tersebut," jelas petugas kamar mayat RSU Ryacudu, Trimo.

Mayat anonim tersebut, kata dialagi, jika dalam rentang waktu tiga hari kedepan tidak diambil oleh pihak keluarga. Maka akan dikuburkan oleh pihak RSUD Ryacudu.

DIBEGAL, HALIMAH TERTEMBAK DIDADA


Kotabumi (SL) - Halimah (43), Warga Desa Buminabung, Abung Barat, Lampung Utara (Lampura), tertembak dada kirinya oleh kawanan begal saat melintas di daerah Simpang Way Isem, Abung Barat, Selasa (20/11), sekitar pukul 06.00 WIB.

Selain melukai pedagang sayuran itu, para pelaku juga berhasil merampas motor Honda Revo BE 7432 JT milik korban.

Nuar (45) suami korban menuturkan, saat itu dia dan istrinya hendak pulang ke rumah usai berbelanja di Pasar Sentral, Kotabumi. Saat melintas, kedua pasangan suami isteri tersebut dipepet empat orang pelaku yang mengunakan dua unit motor dan langsung menghadang motor korban. Tanpa berkata apa-apa, salah seorang pelaku langsungmenembakkan senpi yang mengenai bahu kiri Halimah.

PEMKAB BAYARKAN TUNJANGAN BERAS

Kotabumi (SL) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara(Lampura) sudah mulai merealisasikan rapel tunjangan beras tahun 2010-2011 bagi 10.188 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten setempat.

“Sudah mulai kita distribusikan, dari 53 Satker yang ada sudah terealisasi 21 Satker dan sisanya sedang dalam proses,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Lampura Hi Dedi Alfani, S.E, Selasa (20/11).

DITUDING OKNUM BPK, WAHID NGELES



Kotabumi (SL) - Wahid Riswanto (38) yang ditangkap anggota Polres Lampung Utara (Lampura) beberapa hari lalu, terbukti bukan sebagai ketua Tim Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Lampung, alias gadungan. Hal itu diakui Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Lampung, Novy Gregory Antonius Pelenkahu, ketika dikonfirmasi melalui via telpon, Senin (19/11).

“Dia (Wahid) bukan pegawai kami, apalagi mengaku sebagai ketua tim investigasi,” ujar Novy, saat dihubungi via telpon, Senin (19/11).

AZWAR YAZID SAINGI ZAINAL


Kotabumi (SL) - Dengan keinginan membawa masyarakat Lampung Utara (Lampura) yang lebih sejahtera, religius, dan cerdas,  Ir Azwar Yazid mengaku siap memimpin Kabupaten Lampung Utara (Lampura) periode mendatang, jika memang memperoleh dukungan.

Pria yang saat ini menjabat Asisten II Bidang ekonomi pembangunan kesejahteraan rakyat Pemkab Lampung Utara (Lampura) itu, memang telah digadang-gadangkan untuk maju dalam kancah politik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampura tahun 2013 mendatang, sebagai kandidat Calon Bupati (Cabup) ataupun Calon Wakil Bupati (Cawabup).

MAYAT TAK DIKENAL GEGERKAN WARGA


Kotabumi (SL) - Sesosok jasad tak bernyawa gegerkan pasar dekon Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), mayat tersebut tergeletak di Jalan Stasiun Kotabumi, Lampura, tepatnya di depan ruko Rasa Manis, Senin (19/11), sekitar pukul 07.00 WIB. Belum diketahui pasti identitas jenazah, akan tetapi identifikasi Polres Lampura yang datang di Tempat

Kejadian Perkara (TKP) menemukan secarik Tiket PO Krui Putra atas nama Saparudin. Salah satu saksi yaitu Juanda (45), yang pertama kali menemukan korban mengatakan sempat bertegur sapa kepada korban. “Saya sempat ngobrol dengan korban dan saya menanyakan korban dari mana serta mau kemana,” ucap dia.

DPRD PADANG DATANG, DPRD LAMPURA BIMTEK


Kotabumi (SL) - DPRD Lampung Utara (Lampura), Senin (19/11) menerima kunjungan Komisi I DPRD Kota Padang. Kedatangan rombongan DPRD Kota Padang tersebut bertujuan untuk mempelajari budaya dan adat masyarakat Lampung dan Lampura khususnya sebagai salah satu bahan referensi pihaknya dalam penyusunan Raperda pemberdayaan, pelestarian, pengembangan, adat istiadat didaerahnya.

Rombongan tersebut terdiri dari Ketua Komisi I, Idra, SH (), Wakil Ketua, Rahayu Purwanto, Sekretaris, Jafri,S.Ag, serta anggota komisi lainnya yakni Ilham Maulana, Umardi Taher, Osman Ayub, Yulisman, Noveri, M.Dinul Akbar dan MHD. Fauzi. Kesepeluh legislator asal Kota Padang ini diterima oleh Sekretaris DPRD Lampura, Syahrizal Adhar dan Kabag Umum Gunawan, didiruang rapat Sekretariat DPRD setempat. Sebab, seluruh anggota DPRD Lampura saat ini sedang tidak berada ditempat karena sedang melakukan Bimbingan Teknis di Jakarta.

AUNING DINAS PASAR LABRAK UNDANG - UNDANG


Kotabumi (SL) - Pembangunan Auning di tengah Jalan Pemuda Pasar Pagi Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) yang sedang dilakukan oleh Dinas Pengelolaan Pasar setempat sepertinya akan bermasalah. Alasannya, pembangunan Auning tersebut dinilai tidakmengindahkan peraturan yang berlaku dinegeri ini. Disamping itu, pembangunan tersebut juga terkesan bentuk pemborosan.

Dimana menurut pasal 28 (1) di Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan jelas disebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan / atau gangguan fungsi jalan.

HANURA RESMI USUNG ABDI

Kotabumi (SL) – Manuver politik dari para kandidat peserta Pemilihan Kepala Daerah Lampung Utara (Lampura) periode 2014 – 2019 demi memuluskan jalan menuju kursi BE 1 J kian gencar dilakukan. Salah satunya, yang dilakukan oleh pasangan Agung dan Paryadi yang mendaftarkan diri kepada partai Hanura Lampura sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lampura, Sabtu (17/11).
 
“Kita merasa Partai Hanura merupakan salah satu partai yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan kita yakni membawa perubahan yang lebih baik bagi Lampung Utara. Perubahan disegala lini yang kita nilai kurang memadai. Hal inilah yang mendasari kita untuk mendaftarkan diri pada Partai ini,” kata Agung Ilmu Mangkunegara.

LAMPURA HANYA MILIKI 8 GURU BAHASA DAERAH

Kotabumi (SL) - Jumlah guru bahasa daerah di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dirasai sangat kurang memadai. Pasalnya, Kabupaten tersebut hanya memiliki delapan orang guru PNS yang mengampu mata pelajaran tersebut.
 
Dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dibidang bahasa daerah yakni bahasa Lampung, tentunya akan berimbas kepada perkembangan dan pelestarian bahasa kebanggaan masyarakat Lampung.
 
“Dari 412 guru bahasa daerah yang dibutuhkan, Lampung Utara hanya memiliki delapan orang guru bahasa daerah. Jadi, masih kurang 404 orang lagi,” terang Kasubbag Urusan Kepegawaian  Dinas Pendidikan setempat, Ferdiana Maya, Minggu (18/11). 

KAPOLDA JANJIKAN SERIUS TANGANI BEGAL

Kotabumi (SL) – Kapolda Lampung, Brigjen Pol Drs Heru Winarko, SH, menjanjikan pihaknya akan selalu serius menangani aksi tindak  kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) alias Begal yang telah menjadi momok menakutkan bagi mayarakat Lampugn Utarar (Lampura).
 
“Setiap kejahatan harus ditindak dengan tegas, humanis dan terukur, karena itu adalah harapan dari masyarakat saat ini,” tandas dia usai memberikan pengarahan kepada bawahannya di Polres Lampura, Sabtu (17/11), pukul 10.00 WIB.

Selasa, 13 November 2012

RIFKI: JUMLAH BADAN PEMKAB LAMPURA SUDAH CUKUP

Kotabumi (SL) Harapan Kantor Penanaman Modal dan Perizinan (KPMP) Lampung Utara (Lampura) untuk merubah statusnya menjadi sebuah Badan sepertinya kurang mendapat respon dari Pemkab setempat. Alasannya, jumlah Badan dilingkup Pemerintah Kabupaten setempat dinilai sudah mencukupi.

“Untuk merubah status suatu kantor menjadi badan harus merubah terlebih dahulu Peraturan Daerah (Perda) yang ada. Yang harus dirubah Perdanya terlebih dahulu," ucap Sekretaris Daerah (Sekda), Rifki Wirawan, Selasa (13/11).

58 GURU IKUTI UKGI III


Kotabumi (SL) - Sebanyak 58 guru kembali mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) online tahap III di SMKN I Kotabumi, Lampung Utara pada Senin (12/11) lalu. Puluhan guru peserta UKG tahap III tersebut merupakan para peserta yang mengalami kendala tekhnis pada pada UKG sebelumnya seperti tidak lengkapnya soal dan akses soal yang tersendat.

"Ada 58 guru yang ikut dalam UKG III di ruang Laboratorium SMKN I Kotabumi;" terang Kasubbag Urusan Kepegawaian Diknas Pendidikan Lampung Utara, Ferdiana Maya, Selasa (13/11).

Para peserta UKG kali ini, jelas wanita berjilbab itu, terdiri dari guru SD, SMP, SMA, dan SMK, pengawas sebagai guru. "Para peserta itu ada yang guru Kelas (SD), guru SMA, SMK, serta Pengawas," tutur dia lagi.

'SAWER' UANG BUPATI WARNAI PERAYAAN HKN


Kotabumi (SL) Perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-48, yang bertempat di Dinas Kesehatan Lampung Utara (Lampura), Selasa (13/11), diwarnai ‘saweran’ uang oleh Bupati Zainal Abidin.

Saweran yang nilainya bervariasi mulai dari  Rp. 10 ribu hingga Rp. 100 ribu itu diberikan Bupati pada saat melantunkan lagu yang berjudul 'Dik' milik band Wali. Sontak, melihat saweran tersebut suasana menjadi riuh lantaran para undangan berhamburan untuk mendapatkan uang yang diberikan secara cuma - cuma oleh orang nomor satu di Kabupaten tersebut.

KPMP HARAPKAN BERUBAH JADI BADAN


Kotabumi (SL) Kantor Penanaman Modal dan Perizinan (KPMP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengharapkan Pemerintah Kabupaten setempat dapat segera meningkatkan statusnya menjadi sebuah Badan. Sebab, perubahan status tersebut akan dapat memutus mata rantai perizinan yang terkesan berbelit – belit dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 Keinginan itu sendiri dilandasi oleh Surat Menteri No:061/3023/SJ perihal percepatan pelimpahan kewenangan perizinan dan non perizinan berusha di daerah kepada lembaga PTSP. Tidak hanya itu, keinginan ini juga didukung dengan terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri No: 507/3203/SJ tentang percepatan pemberian izin dan non izin berusaha, serta Surat Edaran Gubernur Lampung nomor:507/1116/11.06/2012 tentang efektifitas penanaman modal di daerah.

KADES 'TUKANG SELINGKUH' DIPERIKSA


Kotabumi (SL) Kades Cabang Abung Raya, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura), Herdiyanto menjalani pemeriksaan intensif di Polres setempat, Senin (12/11). Pemeriksaan yang dilakukan diruang pemeriksaan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres setempat ini terkait kasus dugaan selingkuhan yang dilaporkan salah seorang warganya, Asnawi, beberapa waktu lalu.

AKP Bunyamin, Kasat Reskrim Polres Lampura, membenarkan pemeriksaan Kades ‘peselingkuh’ itu. “Kami terus menindaklanjuti perkara itu, dan hari ini (kemarin, red) Herdiyanto telah menjalani pemeriksaan," ujar dia.

JUMLAH PENDERITA HIV LAMPURA MENINGKAT TAJAM

Kotabumi, SL – Jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus atau yang lebih dikenal dengan  (HIV) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus meningkat tajam. Dimana pada bulan Juni lalu, jumlahnya baru mencapai 32 orang. Kini, jumlah tersebut bertambah menjadi 36 orang. Artinya, dalam tiap bulannya, terjadi penambahan satu orang penderita baru diwilayah Lampura. 

 Pelaksana tugas (Plt) Kasie Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan setempat membenarkan ihwal tersebut.

“Pada Juni 2012, jumlahnya ada 32 orang. Sekarang meningkat menjadi 36 orang. Dan jumlah tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 29 orang” katanya, Minggu (11/11).

SJACHROEDIN ZP: PIIL ITU BUKAN TAWURAN


Kotabumi, SL - Gubernur Lampung, Sjachroedin Z.P meminta kepada seluruh masyarakatnya untuk tidak mudah termakan isu provokatif yang tidak jelas asalnya yang akan menyebabkan perpecahan atau konflik terbuka dikalangan masyarakat luas. Hal ini diungkapkan dirinya usai prosesi upacara Hari Pahlawan, di Stadion Sukung Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Sabtu (10/11).
 
“Yang meninggal akibat konflik di Lampung adalah orang yang tidak terkait dalam masalah. Harusnya (masyarakat) jangan mudah percaya dengan pesan singkat lalui ponsel atau isu. Ketahui dahulu apa masalahnya. Jangan kita seperti orang bodoh,” kata Kiay, sapaannya.

Senin, 05 November 2012

KEPSEK SMKN 1 : HANYA MISS KOMUNIKASI


Kotabumi, HL - Kepala SMK N 1 Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Syamsi menyatakan bahwa, aksi mogok belajar yang dilakukan anak didiknya pada Sabtu (3/11) silam hanya merupakan kesalahpahaman semata. 

“Mereka mengajukan proposal untuk ikut turnamen, tapi tidak saya akomdir proposal itu. Karena, saya menilai turnamen itu tidak jelas kegiatannya,” kata dia, Senin, diruangannya, (5/11).

Sementara mengenai pungutan daftar ulang sebesar Rp. 2 juta yang dipersoalkan siswa kelas XI, Syamsi berdalih bahwa besaran pungutan itu yang merupakan hasil keputusan rapat antara komite dengan para wali murid memang tidak termasuk pembelian kaos olahraga. “Itu hasil rapat komite, bukan pihak sekolah yang menetukan besaran pungutan,” ujarnya.

MUSIM PANCAROBA, MASYRAKAT DIMINTA WASPADA


Kotabumi, HL - Badan Klimatologi (Masgar) Lampung menghimbau masyarakat diwilayahnya untuk meningkatkan kewaspdaannya pada musim transisi atau pancaroba yng terjadi saat ini. Lantaran, biasanya musim pancaroba kerap dibarengi dengan bencana alam dan potensi wabah penyakit berbahaya.

"Biasanya musim pancaroba seperti ini diawali dengan suhu cuaca berubah menjadi lebih panas dan disertai datangnya awan gelap secara mendadak serta hujan deras," jelas Kepala Stasiun Klimatologi (Masgar) Lampung, Hariyanto, via ponselnya, Senin (5/11).

YORDAN : PAN BELUM TENTU KE INCUMBENT

Kotabumi, HL - Meski mengakui telah menerima banyak pinangan dari para kandidat peserta pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Utara (Lampura) tahun 2013 mendatang, namun Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Utara masih enggan buka suara terkait kandidat yang akan diusungnya.



"Beberapa bulan sejak saya dilantik sudah ada kandidat yang meminang kita (PAN) dan hingga kini, pinangan itu masih terus masuk ke partai. Tapi, kan proses partai itu ada. Dan itu sudah saya kemukakan pada para kandidat itu. Yang jelas, sampai hari ini, PAN belum memutuskan siapa kandidat yang akan diusung karena masih akan menunggu  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kendari  pada bulan Desember nanti. Jadi, PAN akan ambil keputusan setelah Rakernas itu," tutur Ketua DPC PAN setempat, Yordan Bangsa Ratoe, via ponselnya, Senin (5/11).

Sabtu, 03 November 2012

HERMAN ABUNG 'TERSINGKIR' DARI GOLKAR LAMPURA

Kotabumi, HL – Pupus sudah harapan Herman Abung untuk terus bertahta sebagai pucuk pimpinan Partai Golkar (PG) Lampung Utara (Lampura). Sebab, hanya PG dibawah kepemimpinan Ruslan Effendi yang mendapat pengakuan secara sah oleh KPU pusat.

“Berdasarkan hasil penyerahan dokumen verifikasi administrasi KPU pusat melalui KPU provinsi yang kemudian ditembuskan kepada KPU Lampura, hanya partai Golkar dibawah pimpinan Ruslan lah yang diakui KPU pusat. Untuk itu, hari ini (kemarin, red) juga, kita akan kirimkan surat pemberitahuan kepada Herman Abung,” terang M. Tio Aliansyah, dikantornya, Rabu (31/10).

Kendati demikian, M. Tio enggan menjelaskan secara gamblang mengenai alasan mengapa PG dibawah kubu Ruslan Effendi yang diakui oleh KPU pusat. Dirinya berdalih bahwa hal tersebut merupakan wewenang mutlak KPU pusat yang telah melewati berbagai proses yang sesuai koridor yang ada.

DUA DOKTER SPESIALIAS MINTA KERJA PARUH WAKTU


Kotabumi, HL – Sudah diberi hati minta jantung. Itulah yang dilakukan dua dokter spesialis di Lampura. Pasalnya, setelah perkara pengunduran dirinya ramai diberitakan media masa, kedua dokter yang bernama dr. Billy Zukyawan, Sp. Rad dan dr. Farida Nurhayati, Sp. THT bersedia kembali mengabdi kepada Kabupaten Lampung Utara dengan syarat hanya bekerja selama beberapa hari dalam setiap minggunya alias paruh waktu. 

“Mereka mau kembali bekerja ketempat kita lagi tapi tidak full (penuh). Seminggu tiga kali,” kata Direktur RSU Ryacudu Kotabumi, dr. Septi Dwi Putra, usai Rapat Dengar Pendapat bersama antara Komisi A, Komisi D dengan pihak eksekutif yang dihadiri oleh Asisten III Pemkab setempat, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur RSU Ryacudu Kotabumi, di DPRD, Kamis (1/11).

PEMKAB BANTAH KENA SANKSI PENUNDAAN DAU


Kotabumi, HL – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) membantah keras bahwa Kabupatennya terkena sanksi penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) bulanan sebesar 25 persen dari Kementerian Keuangan. Penundaan ini sendiri ditengarai karena Kabupaten tersebut terlambat menyerahkan Laporan pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD tahun 2011.

“Saya katakan enggak. Karena kita memang sudah masuk (LPP). Jadi, tidak ada itu istilah pemotongan gaji, segala macam tidak ada,” terang Sekretaris Daerah Kabupaten setempat, Rifki Wirawan, digedung DPRD Lampura, Kamis (1/11).

BANYAK WARGA TIDAK KENAL KANDIDAT CALON PEMIMPINNYA

-->
Kotabumi, HL – Meski Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung Utara (Lampura) baru akan dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang tapi geliatnya telah mulai terasa. Ini dibuktikan dengan maraknya banner dan baliho raksasa dari para kandidat peserta pesta demokrasi lima tahunan tersebut yang menghiasi wilayah tersebut hingga kepelosok pedesaan.

Kandidat peserta Pemilukada diwilayah tersebut diantaranya pasangan Agung Ilmu Mangkunegara dan Paryadi, Reza Pachlevi, Kusuma Dewangsa, M. Yusrizal, S.T., dan calon incumbent yakni Zainal Abidin. Menariknya, kendati telah memasang banner dan baliho yang mengganggu keindahan wilayah Lampura, namun ternyata para kandidat peserta pesta lima tahunan itu tidak cukup populer dikalangan masyarakat setempat. 

DAU DITUNDA, DPRD KRITIK PEMKAB


Kotabumi, HL – Masuknya Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dalam daftar nama Kabupaten yang terkena sanksi penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) bulanan sebesar 25 persen dari Kementerian Keuangan mendapat kritikan tajam dari lembaga legislatif setempat.

Penyebab penundaan DAU sebesar 25 persen itu sendiri dikarenakan Pemkab setempat dinilai ‘lelet’ (lamban) dalam menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD tahun 2011 hingga batas akhir (cut off) penyampaian LPP APBD TA 2011 yang disepakati Kemenkeu dan Kementerian Dalam Negeri yakni pada 19 Oktober 2012.

“Ditundanya DAU Lampura sebesar 25 persen ini jelas membuktikan jika kinerja Pemkab Lampura kurang maksimal. Kan sudah jelas jika batas akhirnya tanggal 19 Oktober 2012, tapi kenapa masih belum juga disampaikan?. Ini kenapa?,” kata anggota Komisi B DPRD setempat, Ibnu Hajar, via ponselnya, Selasa (30/10).

Menurut legislator asal PAN, penundaan DAU ini jelas sangat merugikan Kabupaten Lampura karena akan membawa dampak langsung kepada proses pembangunan (proyek) yang sudah direncanakan sebelumnya. Disamping itu, dirinya juga mengkhawatirkan bahwa roda pemerintahan akan sedikit tersendat lantaran dana operasional pemerintahan tidak cukup tersedia.

“Saya khawatir penundaan ini akan berimbas pada beberapa sektor yang ada seperti pembangunan dan operasional pemerintahan ini sendiri.Tentunya, semua ini akan bermuara pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat,” terangnya.

Sabtu, 27 Oktober 2012

ATRIBUT KANDIDAT PEMILUKADA LANGGAR ATURAN


Kotabumi, HL - Pemasangan banner dari sejumlah bakal calon Gubernur Lampung  maupun bakal calon Bupati Lampung Utara pada tahun 2013 mendatang yang dipaku pada pohon sepanjang kana kiri jalan diwilayah Lampung Utara dikecam warga.  Pasalnya, pemasangan atribut para bakal calon dengan di pepohonan dipaku itu dianggap dapat merusak lingkungan.

Udin, warga Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, setempat mengatakan, tingkah pola bakal calon bupati atau Gubernur yang memasang banner dirinya dengan dipaku tersebut mencerminkan bahwa mereka (bakal calon) tidak perduli terhadap lingkungan. "Kalau calon Gubernur atau Bupati seperti ini, Provinsi Lampung atau Lampung Utara bisa rusak kedepannya," ucapnya sengit, Minggu (28/10).

Selasa, 23 Oktober 2012

50 TAMBANG LAMPURA LIAR

Kotabumi, HL - Sebanyak 50 tambang batu, dan tambang pasir yang termasuk bahan galian golongan C di Lampung Utara (Lampura) diduga liar alias tidak berizin selama satu tahun terakhir. 

"Tambang liar itu tersebar dibeberapa Kecamatan di Kabupaten ini seperti Kecamatan Blambangan Pagar, Sungkai Selatan, Hulu Sungkai, Abung Pekurun, serta Abung Tinggi," beber Kasi Pertambangan, Geologi, dan Sumber Daya Mineral Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat, Dedi Nurman, diruangannya, Selasa (23/10). 

Dijelaskan kasi muda ini bahwa data tersebut merupakan hasil informasi yang didapat pihaknya dari lapangan selama satu tahun terakhir. Dimana, sejumlah tambang yang diduga liar tersebut berskala kecil atau skala rakyat yang belum dikelola secara profesional. 

"Meski skalanya kecil tapi potensi yang dimiliki tambang - tambang itu sangat tinggi jika dibina secara benar dan profesional. Dengan pembinaan yang benar maka akan terjadi peningkatan pendapatan daerah dari sector tambang galian C itu," ujarnya lagi. 

2013, PNS DAPAT PESANGON RP 2.5 JUTA

Kotabumi, HL - Sebanyak 227 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang memasuki masa pensiun pada tahun 2013 mendatang akan mendapatkan pesangon dari Pemkab setempat senilai Rp. 2.500.000. 

“Pada tahun 2013 nanti, setiap PNS akan memperoleh uang pesangon dari Pemkab senilai Rp. 2, 5 juta. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, Asmidi Ismail usai kegiatan Sosialisasi Program Tabungan Hari Tua bagi PNS menjelang masa purna Bhakt, di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi, Selasa (23/10). 

Senin, 22 Oktober 2012

DINKES LAMBAN AWASI BAWAHANNYA

Kotabumi, HL – Dinas Kesehatan Lampung Utara (Lampura) dinilai kurang tanggap dalam pengawasan peserta program belajar dibidang kesehatan yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten hingga menyebabkan dua dokter spesialis yakni dr. Billy Zukyawan, Sp. Rad. dan dr. Farida Nurhayati, Sp.T.H.T ‘kabur’. Demikian diungkapkan mantan Kepala Dinas Kesehatan setempat, dr. Djauhari Thalib, M.Kes, Sabtu (20/10).

“Saya sudah pernah membahas masalah ini dengan Kepala Dinas. Tapi, sepertinya Kadis kurang merespon masalah ini,” katanya.

Jumat, 19 Oktober 2012

LPSE LAMPURA LELANG 213 PAKET


Kotabumi Online - Sebanyak 213 dari total 233 Paket Pekerjaan telah selesai di lelang melalui transaksi pengadaan barang / jasa pemerintah secara elektronik atau E-Procurement di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2012. Demikian diungkapkan Serketaris LPSE setempat, Diah Novilia, diruangannya, Selasa (16/10).

“Dari 233 paket pekerjaan yang dilelang secara elektronik, 213 diantaranya sudah selesai dilelang. Jadi, tinggal 10 paket yang belum selesai dilelang,” katanya.

Nilai total dari 233 paket pekerjaan yang dilelang tersebut, jelasnya, mencapai Rp. 72.243.600.000.  imana ratusan paket pekerjaan ini berasal dari 17 Satuan Kerja Pemkab Lampura. Sedangkan nilai paket pekerjaan tertinggi yang dilelang secara elektronik tersebut adalah rehab / pemeliharaan periodek jalan (DAK) Talang Bojong – Talang Baru dengan nilai pagu sebesar Rp. 2.170.200.000.

PEMBANGUNAN TUGU ARPN KANGKANGI ATURAN


Kotabumi Online - Pembangunan tugu Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN), yang berlokasi di perempatan depan Rumah Makan (RM) Taruko Jaya I, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), ditengarai melanggar aturan yang berlaku.  

“Dalam pasal 7 ayat 1, serta pasal 13 ayat 1 dan 2 UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, yang intinya setiap penyelenggaraan yang berkaitan dengan lalu lintas harus dibahas dan dikoordinasikan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Sedangkan FLLAJ Lampura terbentuk sejak tanggal 2 Januari 2012 berdasarkan SK Bupati No: B/05/15-LU/HK/2012,” beber Kasat Lantas Polres Lampura, AKP Surono, diruangannya, (15/10). Seyogyanya, kata dia, sebelum proses pembangunan patung itu dikerjakan, terlebih dahulu diadakan FLLAJ Kabupaten Lampura. “Patung itu kan nantinya berada di tengah jalan raya, tapi hingga kini belum ada sama sekali pembahasan di Forum Lalu Lintas,” jelas dia.

LULUS SEKOLAH, DUA DOKTER SPESIALIS 'KABUR'

Kotabumi, HL  – Perilaku dua dokter spesialis RSUD Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) yakni dr. Farida Nurhayati, SpTHT dan dr. Billy, SpRad sungguh tidak patut ditiru. Pasalnya, lulus dari sekolahnya yang dibayai oleh Pemkab, kedua dokter spesialis itu malah mengundurkan diri.

“Kedua dokter tersebut telah mengajukan pengunduran diri. Alasan pengunduran diri keduanya didasari alasan keluarga,” terang Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, dr. Septi Dwi Putra, melalui ponselnya, Senin (15/10).

600 GURU SIAP IKUTI SERTIFIKASI


Kotabumi Online -  Sekitar 600 orang guru SD,SMP dan SMA di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), telah mengajukan sertifikasi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Namun, kemungkinan jumlah itu akan bertambah saat proses verifikasi.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Lampura, Ferdiana Maya mewakili Kadisdik, Zulkarnain mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya baru menerima berkas pengusulan berjumlah 600 orang guru dan belum dilakukan verifikasi. “Kami masih berikan kesempatan kepada guru yang lainnya untuk mengajukan berkas usulan sertifikasi,” kata dia, Minggu (14/10).

Dalam melaksanakan sertifikasi, terangnya, seluruh peserta nantinya akan dilakukan pemberkasan,Verifikasi, Uji Kompetensi (UK) dan lulus. “Setelah diketahui jumlah yang lulus baru ditetapkan menjadi kuota sertifikasi tahun 2013,” urainya seraya mengungkapkan jumlah usulan biasanya akan bertambah diperkirakan mencapai 800 orang atau lebih 

LELANG PAKET DAK DIKNAS KEMBALI DIPROTES

Kotabumi Online – Proses lelang 13 paket pengadaan barang atau jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2012 pada Dinas Pendidikan Lampung Utara (Lampura) senilai Rp. 11. 399.900.000 menuai protes rekanan. Pasalnya, dua rekanan peserta tender tersebut yakni CV. Bina Jasa dan CV. Sema Media menilai lelang 13 paket tersebut sarat rekayasa.

“CV. Bina Jasa merupakan salah satu penawar terendah dalam beberapa paket yang ditenderkan oleh Dinas pendidikan Lampura. Tapi, kenapa dalam tahapan evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi pada Rabu (10/10), pihak kami tidak diundang oleh Panitia Pengadaan barang atau jasa DAK Dinas Pendidikan Lampura,” keluh Kuasa Direktur CV. Bina Jasa, Iwan Eka Jaya, dikediamannya, Kamis (11/10).

BLH PASTIKAN SUMUR WARGA TERCEMAR MINYAK


Kotabumi Online - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lampung Utara (Lampura) memastikan sumur warga disekitar SPBU 24.345.82 tercemar bahan bakar jenis Bensin. Kepastian ini didapat saat BLH setempat mengecek langsung kesejumlah sumur warga Dusun Tanjung Sari, Desa Bumi Raya, Abung Selatan, Lampura yang diduga tercemar, Senin (15/10), pukul 10.00 Wib.

“Hasil pengecekan sementara, kami belum bisa memastikan ini minyak apa. Akan tetapi, yang pasti ini adalah bahan bakar,” ujar sekretaris BLH Suparman yang didampingi Kasie Pertambangan, Dedi Zainuri, Senin (15/10).

Kendati telah menemukan kandungan minyak pada sumur beberapa warga, namun BLH enggan  menyatakan bahwa sumber pencemaran itu berasal dari SPBU yang tidak jauh dari penduduk tersebut.

YUSRIZAL TUDING ADA MUATAN POLITIS DIBALIK ISU PENANGKAPAN DIRINYA


Kotabumi Online - Ketua DPRD Lampung Utara (Lampura), M. Yusrizal, S.T.  kembali membantah keras isu penangkapan dirinya beserta tiga anggota DPRD lainnya atas kepemilikan narkoba belum lama ini. Bahkan, dirinya menuding ada skenario busuk dibalik isu tersebut.

"Tuduhan ini sangat tidak berdasar dan sarat muatan politis didalamnya. Tuduhan ini merupakan pembunuhan karakter atau penzhaliman bagi saya dan kawan – kawan lainya. Ini adalah fitnah keji yang disebarkan oleh sejumlah pihak yang kurang menyukai saya," bebernya singkat, dikediamannya, Rabu (10/10).

Kenapa tidak berdasar, kata dia lagi, karena pada saat kejadian penangkapan seperti yang diutarakan dalam pesan singkat yang beredar ditengah masyarakat pada Sabtu pukul 19:00 WIB, dirinya sedang berada di Bandar Jaya dalam perjalanan menuju Jakarta. Sementara, dua rekannya yakni Hatami dan  Akuan Abung tidak mengikuti study banding tersebut.

PT. KAI KELUARKAN LARANGAN BERDAGANG DIATAS KERETA

Kotabumi Online – Guna memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada penumpang kereta api, PT. Kereta Api Indonesia akan segera memberlakukan kebijakan larangan kepada pedagang asongan untuk menggelar dagangannya diatas kereta api.

“Sesuai dengan Instruksi Direksi PT. KAI nomor 2/LL.006/KA-2012 tentang penertiban pedagang asongan, kita akan melarang pedagang asongan untuk menjajakan dagangannya diatas rangkaian kereta api yang sedang berhenti distasiun ataupun rangkaian kereta api yang sedang dalam perjalanan,” jelas manajer Humas PT. KAI Subdivre 3.2 Kotabumi, Zakaria, seusai menggelar sosialiasi larangan berdagang  iatas kereta, Selasa (9/10).

DUA SUMBER PAD DISKES HILANG

Kotabumi Online - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Kesehatan (Dinkes)Lampung Utara (Lampura) tahun 2012 dipastikan tidak akan dapat mencapai target yang telah ditentukan. Sebab, beberapa sumber penghasil PAD Dinkes setempat tak dapat lagi menghasilkan. 

“Target PAD kita tahun 2012 adalah sebesar Rp. 192.540.000. Hingga bulan September ini, PAD kita sudah mencapai Rp. 70.398.120. PAD itu bersumber dari dana pembayaran jasa medis PT. Askes. Sementara, sumber PAD lainnya tidak dapat lagi ditarik retribusinya,” kata Kasubag Keuangan Dinkes Lampura, Siti Julaiha, diruangannya, Selasa (9/10).

PU LAMPURA BUANG BADAN ATAS POLEMIK TUGU PAYAN MAS

Kotabumi Online – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara (Lampura) sepertinya buang badan dalam polemik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait keberadaan Tugu Payan Mas. Alasannya,  embuatan Raperda tentang Tugu Payan Mas yang menelan miliaran ‘uang rakyat’ tersebut bukan wewenang Dinas PU setempat. 

Minggu, 07 Oktober 2012

POLRES DALAMI DUGAAN REKAYASA TENDER ULANG PROYEK


Kotabumi, HL - Kepolisian Lampung Utara (Lampura) berjanji bahwa pihaknya akan sangat serius mendalami dugaan rekayasa dalam tender ulang 6 paket proyek yang dilakukan Panitia Lelang Dinas Pekerjaa Umum (PU) Lampura sebagaimana yang dilaporkan oleh Direktur CV. Abrar Akhdan dengan Nomor STPL/1009/B-IX/2012/Polda Lampung/SPKT Res LU.

“Kita akan sangat serius mendalami persoalan ini. Dan saat ini kita masih panggil saksi – saksi yakni Ketua Panitia Lelang, dan Dinas PU beberapa waktu lalu,” terang Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Bunyamin melalui ponselnya tanpa merinci berapa banyak saksi yang telah dipanggil, Minggu (7/10).

Dari keterangan saksi yang telah kita panggil, sambungnya, alas an tender ulang 6 paket proyek tersebut dikarenakan ada kekurangan dalam penawaran dari peserta tender. Namun, dirinya belum dapat memastikan apakah persoalan ini termasuk persoalan pidana atau perdata. “Kita belum tahu apakah persoalan ini masuk dalam pidana atau perdata. Tapi, kita akan sangat serius mendalami persoalan tersebut,” bebernya.

TUGU PAYAN MAS DIDUGA ILEGAL

-->
Kotabumi, HL - DPRD Lampung Utara (Lampura) meminta kepada Pemerintah Kabupaten setempat untuk segera menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Tugu Payan Mas. Lantaran hingga kini, Tugu Payan Mas yang dibangun dari dana APBD 2011 senilai 1.982.000.000,00 tersebut tidak memiliki payung hukum yang jelas.

“Tugu itu kan sudah berganti nama. Dari Tugu Aro menjadi Tugu Payan Mas. Jadi, Peraturan Daerahnya (Perda) juga harus ganti,” kata Ibnu Hajar, anggota Komisi B DPRD Lampura, Jum’at  (5/10).

Jika seperti ini, kata dia pula, maka dapat dikatakan bahwa Tugu Payan Mas merupakan Tugu illegal alias liar karena tidak punya Perda. Dikatakannya bahwa sejatinya hal tersebut telah pernah diungkapkan oleh pihaknya dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.

BPKB TIDAK JELAS, SIHUL ALI SURATI KAPOLRES

-->
Kotabumi, HL - Tidak ada kejelasan mengenai penyitaan Barang Bukti (BB) dalam suatu perkara yang sedang ditangani oleh aparat penegak hukum menjadikan  pertanyaan besar bagi pelapor atau pihak korban.

Sihul Ali (72) warga Keluhan Tanjung Aman Kecamatan Kotabumi Selatan Lampung Utara (Lampura) sebagai korban pencurian terpaksa mengirimkankan surat resmi ke Kapolres Lampura guna mempertanyakan kejelasan masalah penyitaan barang bukti atau barang miliknya sebagai mana yang telah dilaporkan.

DANA IURAN KORPRI DIDUGA BOCOR


Kotabumi, HL - Pendapatan Dewan Pengurus Korpri Lampung Utara (Lampura), yang diambil dari iuran anggota perbulannya, disinyalir mengalami kebocoran. Sebab,  dalam setahun Dewan Pengurus Korpri Kabupaten hanya memperoleh sekitar Rp. 10 juta dari seluruh anggota yang mencapai 10 ribu orang, yang berasal dari 31 Satuan Kerja (Satker) dan 23 Kecamatan di Lampura.

Sedangkan, besaran iuran yang diambil dari anggota tiap bulannya bervariasi sesuai dengan golongan. Dimana untuk golongan IV sebesar Rp. 5 ribu, gol III Rp. 3 ribu, gol II Rp. 2 ribu, dan gol I Rp. 1000.

RATUSAN WARGA NGLURUG PTPN VII


Kotabumi, HL - Belum direalisasikan tuntutan, membuat ratusan warga dari 10 Desa di tiga Kecamatan di Lampung Utara (Lampura), kembali mendatangi PTPN VII unit usaha Bungamayang, Kamis (4/10).

Dimana, berdasarkan hasil pertemuan beberapa waktu lalu antara Pemkab Lampura, pihak perusahaan dan warga, disepakati bahwa PTPN VII menyetujui usulan Bupati Lampura, mengenai pengukuran lahan seluas 1.800 Ha yang kini disengketakan tersebut.

Kamis, 04 Oktober 2012

YORDAN :SEGERA RELOKASI KAWASAN INDUSTRI DIWILAYAH UTARA


Kotabumi, HL – Sejumlah perusahaan yang beroperasi diwilayah Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura) wajib ketar – ketir. Alasannya, dalam Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini sedang dalam tahapan pembahasan ditingkat Panitia Khusus (Pansus) Raperda RTRW DPRD setempat, kawasan tersebut termasuk wilayah perluasan perkotaan dan kawasan pendidikan.

“Segenap pimpinan Komisi C DPRD Lampura merekomendasikan kepada Pansus Raperda RTRW untuk merelokasi kawasan Industri di Kotabumi Utara karena polusi udara akibat aktivitas perusahaan tersebut sudah sangat mengganggu masyarakat. Idealnya, wilayah tersebut dijadikan daerah perluasan perkotaan,” terang Ketua Komisi C DPRD Lampura,Yordan Bangsaratoe, di gedung DPRD setempat, Kamis (4/10).

Selasa, 02 Oktober 2012

LAGI, SDN AMBRUK DILAMPURA


Kotabumi, HL - Potret pendidikan di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) makin bertambah buram. Bayangkan dalam setahun dan hanya hitungan bulan saja dua sekolah dasar (SD) didaerah itu ambruk hingga rata dengan tanah.

Menariknya, sekolah yang ambruk itu justru baru saja mengalamni perehaban yang tentunya menelan dana yang tidak sedikit alias ratusan juta rupiah. Apakah ini menunjukkan kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) setempat yang makin terpuruk. Benar kah demikian .......... ??? Berdasarkan hasil investigasi Harian Lampung diketahui dua Sekolah Dasar (SD) yang ambruk yakni SDN 3 Srimenanti Kecamatan Tanjung Raja terjadi pada 4 September yang lalu kemudian menyusul SDN 3 Cahayanegeri Kecamatan Abung Barat pada Jum’at 28 September 2012 yang baru lalu.

UKG II MASIH BERMASALAH


Kotabumi, HL - Pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG) online gelombang kedua yang dimulai Selasa (2/10) Kabupaten Lampung Utara masih bermasalah. Penyebabnya, materi soal yang disajikan dalam UKG tersebut tidak cukup lengkap.

Ada 30 soal dari 80 materi soal yang tidak lengkap. 30 materi soal itu hanya menyediakan jawaban tanpa materi pertanyaan. Jadi, apa yang mesti kami isi,” keluh salah seorang peserta UKG yang enggan disebutkan namanya, di SMPN 7 Kotabumi, Selasa (2/10).

ASET TERBENGKALAI, DINAS PU TUAI KECAMAN

-->
Kotabumi, HL – Banyaknya alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara yang terbengkalai dan tidak jelas keberadaannya membuat geram lembaga legislatif setempat. Sebab, berbagai alat berat tersebut merupakan aset daerah yang harus jelas keberadaannya.

“Kalau tidak bisa bekerja dengan benar, Kepala Dinas terkait lebih baik mundur. Masa ngurus aset saja tidak bisa,” tandas Anggota Komisi B, Ibnu Hajar, diruangannya, Senin (1/10).

Aset alat berat itu, kata dia pula, harus segera diinventarisir agar jelas keberadaannya agar dapat menjadi bukti nyata bahwa aset itu masih ada dan tidak hilang. Politisi asal PAN ini menuding bahwa Pemerintah Kabupaten Lampura terkesan tidak serius dalam menangani persoalan aset tersebut.

PEMKAB BANTAH TUGU ARPN TIDAK EFEKTIF


Kotabumi, HL - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) membantah keras bahwa pembangunan Tugu Alamsyah Ratu Prawiranegara (ARPN) senilai Rp. 1, 5 miliar tidak tepat efektif dan efisien bagi masyarakat. Lantaran, pembangunan tugu tersebut telah melalui berbagai perencanaan yang matang.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...