Rabu, 20 November 2013

KEJARI KOTABUMI BIDIK PROYEK JALUR DUA



Kotabumi (SL) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) mulai unjuk gigi terhadap kasus dugaan korupsi diwilayahnya. Buktinya, korps Adhyaksa itu mulai menyelidiki dugaan penyimpangan proyek pembangunan jalur II dijalan Jenderal Sudirman, Kotabumi yang menelan biaya sekitar Rp. 6,7 Miliar pada tahun 2012 lalu.

"Kita sudah turun ke lokasi. Hasilnya, ada indikasi kuat penyimpangan dalam proyek itu berupa pengurangan volume dalam proyek itu," Kata Kasi Intel Kejari, Batman, diruangannya, Rabu (21/11).

Selasa, 19 November 2013

DISHUTBUN MINIM CAPAIAN PAD



Kotabumi (SL) - Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lampung Utara (Lampura) menempati urutan buncit dalam pengumpulan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini. Sebab, realisasi PAD Dinas itu hingga akhir Oktober baru memperoleh 8,1 juta atau sekitar 25 persen dari target Rp. 32,5 Juta.

"Hingga akhir Oktober, PAD Dishutbun baru mencapai Rp 8,1 Juta atau 32,5 persen. Jadi, sesuai dengan data yang ada, Dishutbun satu-satunya Satuan Kerja yang paling minim dalam capaian PAD," ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) melalui Sekretarisnya, Neliwati, Selasa (19/11).

DAK LAMPURA TURUN 2,8 M



Kotabumi (SL) - Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Utara tahun 2014 mendatang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2013 ini, Lampura memperoleh DAK sebesar Rp. 92,1 Miliar maka DAK Lampura tahun 2014 hanya sebesar Rp. 89,3 Miliar.

"Dari 92,1 Miliar DAK yang kita terima tahun 2013, tahun depan kita hanya dapat 89,3 Miliar. Jadi turunnya sekitar Rp. 2,8 Miliar," kata Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) setempat, Sayuti MP, diruangannya, Selasa (19/11). 

BOSAN DIBOHONGI, ASEP POLISIKAN 'OKNUM' HONORER



Kotabumi (SL) – Merasa telah menjadi korban penipuan, Asep Rasidi (30), warga Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara (Lampura) mempolisikan oknum honorer Dinas Pendidikan setempat, Mayda Mayangsari, Selasa (19/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dengan nomor laporan LP/914/B/XI/2013/Polda Lampung/SPKT RES LU, korban melaporkan dugaan penipuan sebesar Rp. 7 juta yang dilakukan oknum honorer tersebut kepadanya. Dugaan penipuan ini berawal ketika oknum honorer tersebut berjanji dapat menjadikannya korban sebagai Polisi Pamong Praja (Pol-PP) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (TBB). Kejadian ini sendiri sejatinya terjadi Senin 26 November 2012 silam.

MEMALUKAN!!!!..SEKOLAH KEMBALI ROBOH DILAMPURA



Kotabumi (SL) – Peristiwa yang cukup memilukan dan memalukan bagi dunia pendidikan Lampung Utara (Lampura) kembali terjadi. Betapa tidak, belum hilang rasanya dari ingatan tentang robohnya sejumlah gedung sekolah, kini peristiwa serupa kembali terulang. Ambruknya gedung sekolah tersebut semakin menambah buruk citra dunia pendidikan setempat setelah sebelumnya beberapa petinggi di Dinas tersebut dijebloskan ke dalam hotel prodeo lantaran tersangkut persoalan korupsi.

Senin, 18 November 2013

TIM SAR EVAKUASI JASAD PUTRI



Kotabumi (SL) - Jenazah Putri Brilian Cahaya Abung, korban tenggelam disungai Batang Hari, aliran Way Rarem, di Desa Kota Alam berhasil ditemukan oleh tim SAR (Search and Rescue) Senin (18/11) sekitar pukul 10.10 WIB.

Jasad bocah pelajar SD ini ditemukan telah mengambang dengan posisi telungkup di sungai Priki, di Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi. Lokasi penemuan jasad ini sendiri berjarak sekitar 3 Kilo meter dari lokasi tenggelamnya sang bocah.

LAMBAN DIBAHAS, SEJUMLAH RAPERDA TERANCAM MOLOR



Kotabumi (SL) - Sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Lampung Utara (Lampura) 2013 terancam tak dapat disahkan tahun ini. Alasannya, hampir sebagian Raperda tersebut masih dalam tahap pembahasan dikalangan legislatif.

Kabag Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, M. Rezki ketika ditemui diruangannya tak membantah kemungkinan molornya pengesahan sejumlah Raperda tersebut. "Hingga sekarang, baru ada lima Raperda yang disahkan," kata dia, Senin (18/11).

POLISI BEKUK DUA PENCURI SAPI



Kotabumi (SL) - Polres Lampung Utara (Lampura) membekuk dua tersangka pencurian sapi, Sabtu (16/11) sekitar pukul 04.00 WIB. Kedua pelaku itu yakni Edi Sopiyan (37), warga Desa Cempaka, Sungkai Jaya, Lampura, dan Japarudin (35), warga Desa Bojong Barat, Kotabumi, Lampura.

Para tersangka ditangkap hanya selang dua jam setelah menjalankan aksi pencurian seekor sapi dikandang milik Pardi, warga Desa Talang Harapan, kotabumi Udik, Kotabumi, Lampura, sekira pukul 02.00 WIB. Selain para tersangka, pihak Kepolisian juga turut mengamankan sejumlah barang bukti satu ekor sapi betina dan sebilah senjata tajam (Sajam) yang digunakan pelaku. "Tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban," kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP. Bunyamin, Sabtu (16/11).

TIDAK HADIR, BUPATI DIKRITIK DEPUTI KEMENPERA

Kotabumi (SL) - Deputi Bidang Perumahan Swadaya, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Jamil Ansari mengkritik ketidakhadiran Bupati Lampung Utara (Lampura) dalam acara Pemberian Bantuan Stimulan perumahan swadaya tahun 2013,di aula Kecamatan Abung Semuli, Sabtu (16/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Acara seperti ini harusnya Bupati yang hadir. Atau paling tidak, Sekkab (Sekretaris Kabupaten) yang datang," ucap dia. 

RATUSAN PESERTA JALAN SEHAT SEMARAKI HUT GOLKAR



Kotabumi (SL) - Peringatan Hari jadi Partai Golongan Karya (Golkar)  ke-49 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) berlangsung meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Taman Olah Seni (TOS) Kotabumi, kemarin (17/11) itu, diawali dengan gerak jalan sehat, pasar murah dan kegiatan sosial donor darah.

ASYIK BERENANG, PUTRI HILANG TERBAWA ARUS



Kotabumi (SL) - Putri (12), warga  Jalan Bernah Dalam, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura) dinyatakan hilang tenggelam disungai Batang Hari, aliran Way Rarem, di Desa Kota Alam, Minggu (17/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Belum diketahui pasti penyebab tenggelamnya korban dialiran sungai tersebut.


Rabu, 13 November 2013

KUMPULAN TULANG MANUSIA DITEMUKAN DI DESA BERINGIN



Kotabumi (SL) – Kumpulan tulang dan tengkorak manusia berupa batok kepala, tangan, dan tulang kaki ditemukan warga di Desa Beringin, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara (Lampura) Rabu (13/11), sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa penemuan kumpulan tulang dan tengkorak itu sontak membuat geger Desa setempat yang berbondong – bondong ingin melihatnya.


“Saat ditemukan posisi tulang belulang itu telah  teronggok dilantai eks cucian mobil yang sudah tidak terpakai,” kata Kapolsek Abung Barat, AKP. Rohmadi melalui ponselnya, Rabu (13/11).

AKSI PENCURIAN MARAK DILAMPURA



Kotabumi (SL) - Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) mulai marak terjadi belakangan ini di Lampung Utara. Pasalnya, dalam rentang waktu 3 hari ini, sedikitnya telah terjadi 3 kali tindak pencurian. 

MIRZA: KAMI PEWARTA. BUKAN PEMBAWA PETAKA



Kotabumi (SL) - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Lampung Utara (Kowala) menggelar aksi damai di sekitar Tugu Payan Mas, Rabu (13/11) sekitar pukul 09:00 WIB.


Selasa, 12 November 2013

3.952 NASKAH SOAL CPNSD DIMUSNAHKAN



Kotabumi (SL) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Utara (Lampura) memusnahkan naskah soal  tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tenaga honorer kategori II, dihalaman kantor BKD setempat, Selasa (12/11), sekitar pukul 9.30 WIB.


Sedikitnya 3.952 naskah soal dan LJK yang dimusnahkan dengan cara dibakar didalam tong sampah. Dengan rincian, 1.975 naskah soal  Tes Kompetensi Dasar (TKD)  dan 1.977 naskah soal Tes Kompetensi Bidang (TKB).

TIDAK BECUS URUSI JALAN, KANTOR PU DIDEMO MAHASISWA



Kotabumi (SL) - Lantaran dinilai tidak becus mengurusi infrastruktur seperti jalan, kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara (Lampura) didemo puluhan mahasiswa, Selasa (12/11) sekitar pukul 10:00 WIB.


Senin, 11 November 2013

3 TAHUN PENDERITA HYDROCHEPALUS DICUEKI PEMKAB



Kotabumi (SL) – Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) terhadap warganya dibidang kesehatan patut dipertanyakan. Terbukti, M. Akdalian (3), penderita penyakit hydrochepalus luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya, meski penyakit itu dideritanya sejak lahir, namun hingga kini tak pernah sekali pun Pemkab setempat mengulurkan tangan membantu sang balita tersebut. Padahal, lokasi kediaman sang balita yang berada di Jalan Pangeran Jinul RT 03  RW 03 Kelurahan  Rejosari, Kecamatan Kotabumi hanya berjarak sekitar 1 Kilo meter saja dari pusat pemerintahan Pemkab setempat.

PERALATAN E-KTP DICURI, PELAYANAN E-KTP DIKOTABUMI SELATAN DIHENTIKAN



Kotabumi (SL) – Sejumlah alat perekaman E-KTP di Kantor Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura) raib digondol kawanan pencuri, Senin (11/11) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Berbagai peralatan perekaman E-KTP tersebut yakni satu unit komputer dan kamera digital. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 10 juta rupiah.

Peristiwa pencurian ini kali pertama diketahui oleh sang penjaga kantor yang bernama Syarip (42). Dimana, menurut Syarip, aksi pencurian itu diperkirakan terjadi pada pukul 03:00 WIB. Sebab, sekitar pukul 02:30 WIB, ia sempat pulang ke rumah untuk makan dan sejam kemudian kembali ke kantor.

"Setiba dikantor pada pukul 03.00 WIB, saya melihat pintu belakang kantor sudah terbuka dan rusak," kata dia usai melaporkan kejadian itu di Polres Lampura.

DISKES SIAP PIDANAKAN DOKTER 'MALAS'

Kotabumi (SL) - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung Utara (Lampura), Maya Natalia Manan mengancam bakal mempidanakan salah satu dokter 'malas' yang kerap mangkir dari tugasnya di Rumah Sakit Umum Ryacudu, Kotabumi. Dokter 'malas' itu bernama Farida Nurhayati.

Langkah itu terpaksa diambil pihak Diskes setempat lantaran dokter Farida Nurhayati dinilai telah melanggar perjanjian yang pernah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat sebelum menempuh sekolah spesialisasinya. Dimana, salah satu butir perjanjian yang disepakati itu menyebutkan bahwa dokter - dokter itu harus mengganti biaya sekolah yang telah dikeluarkan Pemkab sebanyak 10 kali lipat bila tidak mengabdi selama 10 tahun atau mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Minggu, 10 November 2013

HOREEEE...JEMBATAN GANTUNG KOTA ALAM DIRUBAH PERMANEN



Kotabumi (SL) – Sepertinya keinginan masyarakat Kota Alam, Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura) untuk memiliki jembatan permanen bakal segera terwujud. Kepastian tersebut didapat setelah sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat meninjau langsung lokasi jembatan gantung yang selama ini tak pernah disentuh pembangunan, Jum’at (8/11).


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...