Sabtu, 15 Desember 2012

MOBIL KADIS PU WAY KANAN TABRAK DUA MOTOR


Kotabumi, (SL) - Kijang Inova BE 26 W, yang diketahui mobil dinas milik Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Way Kanan, Marcello M Said menabrak dua pengendara motor, dijalan Lintas Sumatera KM 131-132, Dusun Talang Baru, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara (Lampura), Selasa (11/12), sekitar pukul 13.00 Wib.

Akibat tabrakan tersebut Dua orang pengendara motor dirawat di RS. Ryacudu Kotabumi. Kanit Laka Sat Lantas Polres Lampura, Iptu Vicki Pandu, membenarkan kejadian tersebut dan sopir kijang inova BE 26 W masih dalam proses pemeriksaan. "Kijang Inova dikendarai oleh Andi Sukisman (45) Warga Jalan R. Suprapto Bandar Lampung, dari arah Kotabumi hendak menuju arah Bukit Kemuning dengan kecepatan tinggi," ucapnya.

MEMPERIHATINKN, LAMPURA DAERAH MERAH NARKOBA DAN HIV

Kotabumi (SL) - Kabupaten Lampung Utara (Lampura) termasuk salah satu daerah yang dinyatakan sebagai daerah merah dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta penderita HIV/AIDS. Demikian diutarakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Azhar Ujang Salim seusai acara sosialisasi bahaya narkoba, Selasa (11/12), pukul 09.00 Wib, di Pusiban Agung Kotabumi, Lampura..

“Tentu kita merasa sangat prihatin melihat fenomena ini. Namun, penanganan masalah narkotika tidak mungkin dilakukan oleh Pemerintah seorang diri, melainkan perlu adanya partisipasi dan kesesuaian, serta komitmen seluruh komponen masyarakat,” terang dia.

NGLURUG DPRD, PULUHAN SUPIR ANGKOT PROTES BUS SEKOLAH


Kotabumi (SL) - Puluhan supir angkutan umum jurusan Kotabumi - Negara Ratu, Lampung Utara (Lampura) nglurug gedung DPRD setempat, Selasa (13/12). Kedatangan para supir yang ingin mengadukan nasibnya lantaran merasa terancam penghasilannya dengan keberadaan bus sekolah gratis yang diluncurkan beberapa hari lalu ini diterima oleh Ketua DPRD dan sejumlah anggotanya.

Selain mengeluhkan keberadaan bus sekolah gratis, para supir angkutan umum ini juga mengeluhkan maraknya travel liar diwilayahnya yang membuat penghasilan angkutan umum semakin berkurang.

Senin, 10 Desember 2012

PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA DILAMPURA DIWARNAI BENTROK


Kotabumi (SL) – Unjuk rasa memperingati hari anti korupsi di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Senin (10/12) diwarnai aksi adu jotos antara massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Lampura setempat dengan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lampura.  

Bentrokan ini bermula ketika massa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lampura mencoba merangsek masuk lebih dalam kehalaman Kantor Pemkab setempat seusai massa yang berasal Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Lampura beranjak meninggalkan lokasi tersebut. Sayangnya, langkah HMI untuk terus merangsek masuk dihalang - halangi oleh barikade Sat Pol PP setempat. Ketatnya barikade membuat aksi saling dorong tak terhindarkan sehingga berujung bentrokan.

JUAL ASET, KEPALA SMPN I KOTABUMI TERANCAM DIPECAT

Kotabumi (SL) - Kepala SMPN 1 Kotabumi, Nizar, S.Pd terancam diberhentikan dari jabatannya, bila terbukti menjual aset milik sekolah yang merupakan asset milik sekolah. “Jadi kalau nanti terbukti, dia (Kepala SMPN 1 Kotabumi, Red) menjual aset maka akan kita sanksi pemberhentian,” ujar Kabid Dikdas, Dinas Pendidikan (Disdik) Lampura, Cholil, melalui telepon selulernya sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (10/12).
 
 
Namun demikian, lanjut Cholil, pihaknya akan melaporkan hasil pemeriksaan terhadap kepala sekolah itu kepada Kepala Dinas Pendidikan (Zulkarnain, Red) setelah itu menunggu pihaknya akan menunggu kebijakan Kadis. “Apakah akan diberhentikan atau discor tergantung kepala dinas tapikan nanti akan ada panggilan dari DPRD kita juga menunggu rekomendasi dari mereka," kata Cholil. Cholil juga mengatakan, Nizar beserta 2 stafnya sudah menghadap dirinya sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (10/12).

STATUS HUKUM KOMISIONER KPU LAMPURA 'ABU - ABU'

Kotabumi (SL) – Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung Utara (Lampura) yang direncanakan pada tahun 2013 mendatang terancam cacat hukum. Pasalnya, status hukum keempat komisioner KPU setempat seperti Marthon, M Tio Aliansyah, Suheri, dan Zuliza Amwa dalam perkara sengketa pilkada Lampura tahun 2008 silam hingga kini masih belum jelas.
 
“Keputusan – keputusan KPU itu nantinya tidak ada legalitasnya atau kekuatan hukum karena mereka masih tersangkut permasalahan hukum,” tandas mantan calon Bupati Lampung Utara periode 2008 lalu, Djauhari Thalib, Minggu (9/12).
 
Sebab, kata dia, kendati Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi telah memvonis keempat komisioner tersebut bersalah tapi Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan tersebut dan hingga kini hasil kasasi tersebut belum diketahui.

Kamis, 06 Desember 2012

ZAINAL : BUS SEKOLAH INI GRATIS

Kotabumi (SL) – Sebanyak tiga armada bus sekolah gratis bagi para pelajar milik Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) resmi diluncurkan. Peluncuran atau launching bus sekolah ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Zainal Abidin dipelataran parkir Ramayana Kotabumi, Kamis (6/12). 

Menurut Kadishubkominfo, Kodari, ketiga bus sekolah ini berasal dari dana APBD tahun 2012. Sedangkan sisanya berasal dari hibah dari Kementerian Perhubungan tahun 2011. 

“Ketiga bus sekolah ini terbagi dalam tiga buah rute yakni rute Kota – Blambangan, Kota – Bukit Kemuning, dan Kota Negara Ratu,” terang dia. 

SMPN 1 KOTABUMI JUAL KOMPUTER SISWA


Kotabumi (SL) – Lantaran tak layak pakai, SMP N 1 Kotabumi menjual 20 unit komputer yang bersumber dari iuran murid melalui komite sekolah. Parahnya lagi, proses penjualan tersebut tanpa adanya persetujuan ataupun koordinasi dengan pihak komite.

Ketua komite SMP N1 Kotabumi, Saukani Hasan ketika diwawancarai sangat menyayangkan tindakan sekolah yang menjual komputer tersebut tanpa adanya koordinasi dengan pihak komite.

Dijelaskannya, jumlah komputer hasil iuran siswa melalui komite sejak tahun 2004 silam sebanyak 40 unit. “Memang komputer itu tidak bias terpakai lagi, tapi sepengetahuan saya disimpan digudang,” terangnya. 

Jika memang sekolah berniat menjual komputer tersebut, terus dia, karena dinilai sudah tidak layak pakai lagi, maka semestinya harus ada koordinasi dengan komite, itu dikarenakan dana pembelian computer tersebut dari siswa melalui komite. “Mestinya sekolah menggelar rapat dengan komite sebelum menjual barang tersebut. Jangan asal jual saja, karena itu aset sekolah” kata dia.

4 TERSANGKA DAK TERANCAM DIPECAT


Kotabumi (SL) - Nasib sial sepertinya akan terus mengintai para tersangka kasus dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010 Lampung Utara (Lampura). Pasalnya, selain ancaman dinginnya teralis penjara, para pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut juga terancam dipecat dari satusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ancaman pemecatan ini merupakan tindaklanjut Surat Edaran Badan Kepegawaian Nasional (BKN) nomor: K.26-30/V.326-2/99 tertanggal 20 November 2012 tentang PNS yang dijatuhi hukuman.

Keempat pejabat ‘nakal’ tersebut yakni Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Lampura, Zulkarnain, Sekretaris Diknas, Solahudin, Kabid Perencanaan Diknas, Umar Muchtar, dan Plt. Camat Kotabumi Utara, Gunawan Fahmi.

Selasa, 04 Desember 2012

KEJARI TETAPKAN TERSANGKA KASUS HONOR PANITIA PROYEK DAK 2011


Kotabumi (SL) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi Lampung Utara (Lampura), menetapkan Yudi Erlanda, oknum pegawai Dinas Pendidikan setempat, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan dana honor panitia pelaksanaan proyek bidang pendidikan tahun 2011 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kotabumi, Muhtadi, ketika ditemui diruang kerjanya, Selasa (4/12) menyebutkan bahwa Yudi yang saat itu menjabat sebagai ketua panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK), ditetapkan sebagai tersangka sejak 13 November 2012. “Dan berdasarkan Sprint 01/N.8.13/FD.I/11/2012,” ujar Muhtadi.

MOBIL MPLIK YANG SEMPAT HILANG DIKEMNALIKAN KE PUSAT


Kotabumi (SL) - Mobil Pusat Layanan Internat Kecamatan (MPLIK), yang diamankan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) beberapa waktu lalu, telah diserahkan kepada PT Wahana Inofasi Nusantara (WIN), selaku pemilik kendaraan.

“MPLIK itu adalah milik PT WIN Jakarta , dan telah kami serahkan kepada pemiliknya pada 28 November 2012 lalu,” ujar Kajari Kotabumi, Sugiyanto diruang kerjannya, Selasa (4/12).

4 SEKOLAH LAMPURA DITUTUP


Kotabumi (SL) – Sedikitnya 4 Sekolah di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tutup. Hal ini berlangsung sejak tahun 2010 dan 2011. "Data tersebut yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara," terang Kasie kurikulum, Dikmen, Dinas Pendidikan setempat, Abizar, Selasa (4/12).

Adapun sekolah yang tutup tersebut, yakni SD 2 Ulak Rengas, Abung Tinggi dan SD Surakarta, Abung Surakarta. "Untuk SD, kedua sekolah tersebut yang sudah tutup," katanya.

Pada SD 2 Ulak rengas, sekolah tersebut tutup pada tahun 2010. Sedangkan untuk SD Surakarta, tutup pada tahun 2011. Sedangkan untuk tingkat SMP, ada dua sekolah yang sudah tutup. Keduanya yaitu SMP PGRI Sri Agung, Sungkai Jaya dan SMP Pembangunan, di Bunga Mayang.

KONFLIK GOLKAR LAMPURA BELUM USAI


Kotabumi (SL) – Bak bara dalam sekam. Mungkin inilah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan konflik ditubuh Partai Golkar (PG) Lampung Utara (Lampura) yang terjadi diantara kubu Ruslan Effendi CS, Ketua DPD PG Lampura dengan kubu Herman Abung CS.

Buktinya, aksi pendudukan kantor yang dilakukan oleh kubu Ruslan Effendi CS pada Selasa (4/12) sekitar pukul 09:00 WIB mendapat perlawanan keras dari kubu Herman Abung CS. Beruntung aksi tersebut tidak berakhir dengan tindakan anarkis karena berhasil diredam oleh masing – masing kubu. Insiden ini berakhir dengan terusirnya kubu Ruslan Effendi dari kantor tersebut.

Senin, 03 Desember 2012

LAGI, MAYAT ANONIM DITEMUKAN DILAMPURA

-->
Kotabumi (SL) - Pedagang dan pengunjung pasar sentral, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas (Anonim). Mayat berjenis klamin Pria yang diperkirakan berumur 40 tahun itu, ditemukan pedagang dihamparan (Los) Terbuka dalam keadaan terlentang, Senin (3/12), sekitar pukul 06.00 Wib.  

Belum diketahui pasti penyebab kematiannya, karena tidak diketemukannya tanda-tanda kekerasan. Akan tetapi berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Identifikasi Polres Lampura, terdapat cairan seperti bekas muntah yang berbau minyak tanah didekat mayat. Kuat dugaan sebelum meninggal dunia yang bersangkutan muntah terlebih dahulu.

TINGGINYA PENGGUNA NARKOBA TERUS DISOROT


Kotabumi (SL) - Tingginya angka pengguna narkoba suntik (Penasun) di kabupaten Lampung Utara (Lampura), dinilai karena kurangnya upaya tegas dari pihak terkait yang menangani permasalahan itu. Hal ini diutarakan Ketua DPRD Lampura, M. Yusrizal, ketika ditemui usai memimpin rapat paripurna, Senin (3/12).
“Saya sangat prihatin atas tingginya angka pengguna narkoba di Kabupaten ini. Dan ini menjadi persoalan bersama, untuk dapat mengaambil langkah untuk mengatasi persoalan ini,” katanya. 

Meski telah ada upaya - upaya yang dilakukan pihak terkait saat ini, kata dia, namun dirinya menilai upaya tersebut kurang menyentuh. “Memang sudah ada upaya untuk mengatasinya, tapi saya nilai itu masih kurang menyentuh. Jangan Cuma bicara saja tetapi harus ada action yang tegas,” bebernya. 

ABUNG BARAT TIDAK LAYAK DIJADIKAN KAWASAN INDUSTRI


Kotabumi (SL) - Silang sengkarut wacana kawasan industri baru di Kecamatan Abung Barat Lampung Utara akhirnya menemui kejelasan. Sebab, Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah DPRD setempat secara bulat menolak penempatan industri baru diwilayah tersebut. 

"Kita telah buang jauh - jauh wacana Abung Barat sebagai kawasan industri baru dalam Raperda RTRW yang sedang kita bahas," ujar wakil ketua Pansus RTRW DPRD Lampura, Yordan Bangsaratoe, Senin (3/12).  

Pihaknya beralasan bahwa melihat demografi atau letaknya yang cukup tinggi diatas permukaan laut maka kawasan Barat Lampura tersebut dinilai sangat tidak layak dan memungkinkan untuk dijadikan sebagai kawasan industri.  

ZAINAL ENGGAN KOMENTARI DUKUNGAN ALZIER


Kotabumi (SL) - Bupati Lampung Utara, Zainal Abidin enggan berkomentar mengenai dukungan dari Ketua DPD Golkar Lampung, Alzier Dianis Thabrani kepada dirinya untuk kembali maju pada Pemilihan Kepala Daerah Lampura pada tahun 2013. 

"No comment kalau soal itu. Tanya pak Alzier dong. Jangan tanya saya," jawabnya singkat, di gedung DPRD setempat, Senin (3/12). 

Dirnya menuturkan bahwa saat ini seluruh energi dan perhatiannya masih dipusatkan pada pemerintahan dan belum memikirkan tentang persoalan politik. Saat didesak para pewarta bagaimana tanggapannya jika kemudian hari partainya pun menginginkan dirinya berpasangan dengan M. Diza Novanza, Ketua DPC PDI P Lampura ini tetap tak ingin berkomentar. 

Sabtu, 01 Desember 2012

LAMPURA URUTAN TERATAS PENGGUNA NARKOBA


Kotabumi (SL) – Mendapat predikat nomor wahid biasanya merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap pemerintah Kabupaten, namun rasanya predikat nomor wahid yang disematkan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belakangan ini bukanlah suatu hal yang layak dibanggakan.

Pasalnya, Kabupaten Lampura dinyatakan sebagai urutan pertama pengguna narkoba suntik se-Provinsi Lampung dan menempati urutan kedua setelah Bandar Lampung Lampung dalam hal penderita HIV/AIDS serta penyumbang terbesar peserta rehabilitasi pecandu narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) se-Provinsi Lampung. Bahkan, tidak hanya itu, predikat nomor wahid sebagai pengguna narkoba jarum suntik termuda yakni dengan umur 12 Tahun juga didapatkan Kabupaten Lampura. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

DISDUKCAPIL TUNGGU JUKLAK E-KTP SEUMUR HIDUP,


Kotabumi (SL) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara (Lampura) menyerahkan sepenuhnya kebijakan diberlakukannya Elektronik-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) untuk seumur hidup kepada pemerintah pusat.

“EKTP inikan dicetak dan dibuat dipusat jadi kita terpaksa dalam penerapan (EKTP, Red) didaerah mengacu pada kebijakan pusat. Kalau itu kebijakan diberlakukan seumur hidup, saya rasa itu lebih baik sehingga tak memberatkan masyarakat untuk memperpanjang e-KTP mereka,” terang Sekretaris Disdukcapil Lampura Darius Zulkarnain, Minggu (2/12).

GOLKAR LAMPURA SIAP DUKUNG ZAINAL-DIN0


Kotabumi (SL) – DPD Partai Golkar (PG) Lampung Utara (Lampura) menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan setiap keputusan DPD PG Lampung termasuk keputusan mendukung pasangan Zainal Abidin dan M. Diza Noviandi sebagai calon yang akan diusung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampura 2013.

“Golkar Lampung Utara akan mendukung, menjaga dan memperjuangkan apa yang menjadi kebijakan Partai Golkar dalam Pilkada Lampung Utara. Sebab, apa yang disampaikan oleh ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Alzier Dianis Thabrani tentunya telah melalui kajian yg matang,” terang Sekretaris PG Lampura Karzuli Ali, Minggu (2/11).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...