Kotabumi (SL) – Setidaknya 35
tersangka diamankan Polres Lampung Utara (Lampura) dalam waktu dua minggu
terakhir. Ketiga puluh lima tersangka tersebut terlibat kasus kejahatan
pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian bermotor (Curanmor), Pencurian
dengan pemberatan (Curat).
Blog ini adalah arsip dari kumpulan berita ane. Dimana isi blog berisikan berita tentang Lampung Utara
Kamis, 07 November 2013
Kamis, 31 Oktober 2013
JEMBATAN 'INDIANA JONES' ALA LAMPURA
Kotabumi (SL) - Jembatan
Gantung yang terletak di LK V, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan,
Lampung Utara (Lampura) menjadi saksi nyata ketimpangan pembangunan yang
dilakukan Pemerintah Kabupaten setempat.
Betapa tidak. Meski berada
didaerah perkotaan, tapi sejak tahun 1970 jembatan yang selalu digunakan
sebagai jalur alternatif oleh ratusan pelajar SD – SMA dan para pedagang yang
mayoritas berasal dari ekonomi lemah. Pemkab setempat lebih mementingkan
pembangunan yang bersifat simbolik yang tidak efektif dan efisien seperti
pembangunan Tugu Payan Mas, Tugu Alamsyah Ratu Prawira Negara, pembangunan
gedung Pusiban Agung yang baru ketimbang membangun jembatan permanen bagi
masyarakatnya.
Rabu, 30 Oktober 2013
MK TOLAK GUGATAN ZA
Kotabumi (SL) – Upaya terakhir pasangan petahana Zainal Abidin – Anshori Djausal
(ZA) untuk terus menempati kursi nomor satu di Lampung Utara akhirnya kandas. Pasalnya,
Rabu (30/10) sekitar pukul 16:30 WIB, Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak
seluruhnya gugatan pasangan ZA dalam sidang pembacaan putusan Perselisihan
Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada)
2013.
Senin, 28 Oktober 2013
PEMKAB COPOT KABID 'PENJUDI'
Kotabumi (SL) - Sudah jatuh tertimpa
tangga. Begitulah yang terjadi pada Apiril, Kabid Kedaruratan dan Logistik
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara (Lampura) yang
tertangkap tangan bermain judi dikantornya belum lama ini.
Betapa tidak, selain harus mendekam dipenjara, Apiril juga harus merelakan jabatan Kabid yang diembannya akhirnya. Pencopotan sang Kabid 'nakal' itu dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati setempat dengan nomor :800/567/III/30-LU/2013 pada Jum'at (25/10) lalu.
Betapa tidak, selain harus mendekam dipenjara, Apiril juga harus merelakan jabatan Kabid yang diembannya akhirnya. Pencopotan sang Kabid 'nakal' itu dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati setempat dengan nomor :800/567/III/30-LU/2013 pada Jum'at (25/10) lalu.
POLISI BEKUK PENCURI BATERE TOWER
Kotabumi (SL) - Jajaran Reskrim
Polres Lampung Utara (Lampura ) membekuk lima pemuda asal Palembang, Sumatera
Selatan, pelaku pencurian 16 unit Batere tower XL yang berada didepan Kantor
kecamatan Kotabumi Ilir, Lampura, Jum'at (25/10) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kelima tersangka yang ditangkap
pada Minggu (27/10), sekitar pukul 19.00 WIB tersebut yakni Taufik (45), Aden
Arisandi (41), Rijal (33), Kardianto (41) dan Supriyanto (39). Kelimanya
merupakan warga Jalan Selaberanti, Lorong Dahlia, Kecamatan Delapan Ulu Kodya
Palembang, Sumatera Selatan.
Rabu, 23 Oktober 2013
SEKDA SIAP COPOT KABID 'PENJUDI'
Kotabumi
(SL) - Fakta baru yang cukup mencengangkan kembali terungkap pasca
tertangkapnya empat PNS Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung
Utara (Lampura) lantaran berjudi dikantornya. Ternyata satu diantara PNS itu
menjabat sebagai Kabid Pendaruratan dan Logistik BPBD setempat yakni Apiril.
Menanggapi
hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampura, Rifki Wirawan saat ditemui
diruangannya, Rabu (23/10), mengaku akan segera mencopot jabatan oknum pejabat
tersebut dan juga akan memberikan sanksi kepada ketiga PNS lainnya yang
terlibat bermain judi sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 52 tahun 2010
tentang Disiplin PNS.
NEKAD MELAWAN ARUS, LESTARI TEWAS DITABRAK PIKAP
Kotabumi
(SL) - Lantaran diduga nekat menerobos arus lintas yang berlawanan, Lestari
(53) tewas tertabrak mobil pikap, dijalan jalur dua Jenderal Sudirman,
Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), tepatnya didepan Bank Lampung, Rabu
sekitar pukul 09:00 WIB. Belakangan diketahui korban Lestari berprofesi sebagai
Guru di sebuah Sekolah Dasar di Lampura.
Peristiwa
nahas yang merenggut nyawa korban Lestari itu bermula saat korban yang
mengendarai motor Supra Fit dari arah berlawanan mencoba. memutar kendaraannya
didaerah putaran jalur dua yang berada persis didepan Bank Lampung Kotabumi
menuju arah pasar Dekon Kotabumi. Kuat dugaan, korban enggan memilih memutar
didaerah putaran yang berada didepan kantor Pemerintah Kabupaten setempat
lantaran letaknya terbilang cukup jauh.
PENCURI GONDOL SEPERANGKAT ALAT KOMPUTER DPRD LAMPURA
Kotabumi (SL) – Aneh bin ajaib. Begitulah
yang terjadi dibalik aksi pencurian seperangkat alat komputer di kantor Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Utara, Rabu (23/10).
Betapa tidak. Seperangkat alat komputer
seperti satu unit CPU, LCD Monitor ukuran 17 inch, printer, speaker aktif,
printer hilang dari ruangan Kasubag Pengadaan, Pemeliharaan dan Pengelolaan
Aset, DPRD Lampura, Begawan Akbar Gunawan tanpa ada kerusakan dijendela maupun
pintu ruangan tersebut. Keanehan lainnya yakni sang pencuri hanya menggondol
satu unit CPU tersebut yang berisikan dokumen penting DPRD Lampura. Sementara,
tepat diruangan tersebut sedikitnya terdapat dua unit Komputer lengkap dengan
printernya.
BULOG LAMPURA BANTAH KEHILANGAN 30 TON BERAS
Kotabumi
(SL) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre II Lampung
Utara (Lampura) membantah bahwa pihaknya telah kehilangan puluhan ton beras dari
dua gudang beras miliknya. Bantahan keras tersebut dilontarkan oleh Kepala Bulog
Subdivre II Lampura, Budi Setiawan, Rabu (23/10).
Mirisnya
lagi, Kepala Bulog Lampura ini sepertinya tidak mengetahui persoalan tersebut karena
sang Kepala Bulog Lampura ini malah balik bertanya kepada awak media ihwal
persoalan itu. “Siapa yang bilang kalau beras 30 ton itu raib dari gudang,
Bapak tahu dari siapa?” kilah dia.
30 TON BERAS BULOG RAIB DARI GUDANG
Kotabumi (SL) - Sekitar
30 ton beras raskin yang ada digudang Mulang Maya dan Gudang Bulog Sementara
(GBS) di Simpang Propau milik Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Lampung
Utara (Lampura) dikabarkan raib alias tak jelas keberadaannya. Isu raibnya
puluhan ton beras jatah masyarakat miskin itu mulai kencang berhembus sejak
sepekan terakhir.
ISU PILKADA ULANG KIAN SANTER
Kotabumi (SL) – Isu
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung Utara (Lampura) ulang semakin
kencang berhembus. Pasalnya, sedikitnya terdapat dua tahapan Pemilukada yang
diduga dilakukan tidak sesuai prosedur sebagaimana yang terungkap dalam fakta
persidangan Mahkamah Konstitusi belum lama ini.
Kedua fakta persidangan
itu yakni percepatan penghitungan suara yang dilakukan penyelenggara pemilukada
dan adanya temuan salah satu calonkada yang tak layak untuk mengikuti Pilkada
turut diakomodir.
SOAL PARKIR 'LIAR', DPRD SIAP PANGGIL DISHUB
Kotabumi (SL) - Komisi C
DPRD Lampung Utara (Lampura) bakal memanggil Dinas Perhubungan (Dishub)
setempat terkait keluhan warga tentang retribusi parkir ditaman air mancur yang
berada dijantung kota Kotabumi.
SETAHUN BURON, SUKRI AKHIRNYA DITANGKAP
Kotabumi (SL) -
Sepandai-pandainya Tupai melompat akhirnya jatuh juga. Begitulah yang dialami
Sukri Saputra (35), pelaku begal yang meski telah menghilang sejak setahun
lalu, akhirnya ditangkap oleh petugas Polsek Sungkai Utara, Lampung Utara
(Lampura).
Warga Desa Sinar Galih,
Kecamatan Sungkai Utara, Lampura itu dicokok petugas dikediamannya,
Selasa (22/10) sekitar pukul 01.00 WIB. Tersangka Sukri diduga kuat sebagai
pelaku begal motor Suzuki Titan BE 3781 JM milik korban Edi Santoso (30), warga
Batu Nangkop, Kecamatan Sungkai Tengah, Lampura pada tahun 2012 silam.
"Tersangka kita
amankan dikediamannya pada Selasa dini hari. Tersangka termasuk dalam Daftar
Pencarian Orang (DPO), setelah kami berhasil mendapatkan identitas pelaku yang
mengarah pada Sukri, kami pun langsung melakukan pengejaran dan
penagkapan," terang Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Bunyamin, Selasa
(22/10).
EMPAT PNS BPBD LAMPURA DITANGKAP BERMAIN REMI
Kotabumi (SL) –
Sebanyak empat oknum pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung
Utara (Lampura) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian setempat.
Pasalnya, keempat oknum PNS BPBD itu tertangkap tangan saat bermain judi kartu
remi, Selasa (22/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Parahnya lagi, para tersangka
bermain judi tersebut didalam dikantor.
Keempat oknum PNS BPBD yang tidak mencerminkan abdi Negara yang baik tersebut yakni Apiril (48), Erizal (36), Suratman (46) dan Suhaili (36). Disamping keempat tersangka, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu set kartu remi dan uang tunai Rp. 27 ribu.
Keempat oknum PNS BPBD yang tidak mencerminkan abdi Negara yang baik tersebut yakni Apiril (48), Erizal (36), Suratman (46) dan Suhaili (36). Disamping keempat tersangka, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu set kartu remi dan uang tunai Rp. 27 ribu.
Rabu, 09 Oktober 2013
SEJUMLAH KELAS SMPN II KOTABUMI NYARIS AMBROL
Kotabumi (SL) – Kondisi cukup mengenaskan terjadi di SMP N
2 Kotabumi, Lampung Utara. Betapa tidak?. Sejumlah kelas di SMP tersebut yang
berada dipinggir sungai Way Batang Hari itu sewaktu waktu dapat ambruk lantaran
tembok kelas beserta pondasi sejumlah kelas itu mengalami kerusakan cukup
parah.
Pantauan dilokasi, Senin (9/10)
sekitar pukul 10:00 WIB, kondisi tembok kelas yang berada dibibir sungai
tersebut mengalami keretakan yang cukup lebar. Selain itu, pondasi tembok kelas
juga telah tidak menempel ditanah dikarenakan tanah tempat pondasi kelas itu
terus mengalami longsor.
SETAHUN MENGHILANG, KHAIRUL AKHIRNYA DITANGKAP
Kotabumi (SL) - Khairul Saleh
(47), tersangka penipuan yang juga masuk dalam dalam Daftar Pencarian Orang
(DPO) Polresta Bandar Lampung diamankan Polres Lampung Utara (Lampura), Rabu
(9/10). Warga Kelurahan Way Kandis Bandar Lampung ditangkap karena diduga
terlibat kasus penipuan atas Amrullah Uzir (48), warga Jalan Pahlawan Kotabumi
Lampura.
Menurut penuturan korban Amrullah,
kasus penipuan yang menimpa dirinya ini bermula saat tersangka mendatangi dirinya
pada Juni 2011 untuk meminjam sejumlah uang guna mengurusi proyek di Dinas
Pendidikan Provinsi Lampung dan mengiming – imingi bagi hasil proyek kepada
korban jika proyek telah selesai dikerjakan. “Saat itu, ia (tersangka) pinjam uang Rp. 110
juta. Alasannya, untuk ngurus proyek pembangunan gedung sekolah senilai Rp. 360
juta,” tutur dia.
POLRES BEKUK BEGAL KAWAKAN
Kotabumi (SL) - Satuan Walet
Polres Lampung Utara (Lampura) membekuk dua pelaku begal di Jalan Abrati,
tepatnya didepan pos tenda polisi kuburan cina, Kelurahan Kotabumi Ilir,
Kecamatan Kotabumi, Lampura, Selasa (8/10) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kedua remaja pelaku yang kerap gentayangan dijalan raya di Lampura itu masing - masing yakni Iwan Saputra (17) dan Andre Pratama (17). Keduanya merupakan warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang.
Kedua remaja pelaku yang kerap gentayangan dijalan raya di Lampura itu masing - masing yakni Iwan Saputra (17) dan Andre Pratama (17). Keduanya merupakan warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang.
SALEH AHMAD :PERBUATAN DOKTER 'MALAS' ITU TERCELA!!
Kotabumi (SL) - Desakan untuk
menindak tegas dokter spesialis radiologi, Bily Zukyawan dan dokter spesialis
Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), Farida Nurhayati yang kerap mangkir dari tanggung jawabnya di Rumah Sakit Ryacudu,
Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) semakin deras.
Setelah sebelumnya sejumlah pihak
mulai dari LSM, kalangan legislatif, hingga eksekutif ramai bersuara, kini
desakan itu muncul dari tokoh masyarakat Lampura yang juga menjabat sebagai
ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Saleh Ahmad.
DALAM DUA BULAN, 23 ORANG MEINGGAL DUNIA
Kotabumi (SL) - Dalam kurun dua
bulan terakhir, sedikitnya 23 orang meninggal dunia akibat kecelakaan Lalu
Lintas (Lakalantas) diwilayah hukum Lampung Utara (Lampura). Jumlah tersebut
berdasarkan data dari Satuan Lalulintas (satlantas) Polres setempat periode
Agustus - September 2013.
Dimana berdasarkan data Satlantas
Polres Lampura tersebut, setidaknya telah terjadi 25 kasus Lakalantas dalam
bulan Agustus lalu. Dengan rincian, korban meninggal dunia (MD), sebanyak
14 orang, luka berat (LB) 31 orang, luka ringan (LR) 22 orang, Sementara
jumlah lakalantas bulan September berjumlah 15 kasus dengan rinciannya yakni
korban MD 9 orang, LB 12 orang, LR 7 orang.
PULUHAN JUTA DANA BSM RAIB DIGONDOL PENCURI
Kotabumi (SL) - Puluhan juta dana
Bantuan Siswa Miskin (BSM) Madrasah Aliyah Negeri II Mulia Kecana Tulang Bawang
Barat raib digondol pencuri, dipelataran parkir Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara (KPPN) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Selasa (8/10) sekitar pukul
11.00 WIB.
Aksi pencurian yang tergolong
nekat karena hanya berjarak sekitar 250 meter dari Pos Polisi Payan Mas ini
bermula saat korban Okta Kurniawan (32), bendahara pencairan MAN I Mulya
Kencana, Tulang Bawang Barat meninggalkan mobil Toyota Inova B 8408 YN warna
silver miliknya dikantor KPPN usai mencairkan dana BSM di Bank Mandiri
Kotabumi. Kedatangan korban ke kantor KPPN Kotabumi ini sendiri untuk mengurus
surat Perintah Membayar dan surat Perintah Pencairan dana (SPPD). "Saya
kesana untuk mengurus dua surat tersebut," katanya.
DISTANAK SIAP PANTAU HEWAN KURBAN
Kotabumi (SL) - Dinas Pertanian
dan Peternakan (Distanak) Lampung Utara (Lampura) mulai melakukan pemantauan
hewan kurban didaerahnya. Dimana, pemantauan ini sendiri dimulai sendiri
dimulai sejak tanggal 8-18 Oktober ini.
"Hari ini (kemarin), tim
pemantauan kesehatan hewan kurban telah memantau kesehatan hewan kurban dipasar
hewan dadakan atau pada belantik (pedagang perantara) Kecamatan. Pemantauan ini
hingga H+3 setelah hari raya kurban," kata Kasi Kesehatan Hewan, Utami
Handayani, diruangannya, Selasa (8/10).
Senin, 07 Oktober 2013
AZWAR YAZID : DOKTER 'MALAS' ITU TIDAK TAHU DIRI
Kotabumi (SL) – Polemik
tentang adanya dua dokter spesialis ‘pemalas’ yang kerap mangkir kerja di Rumah
Sakit Ryacudu (RSUR) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) mulai menarik perhatian semua
pihak termasuk kalangan eksekutif sendiri. Pasalnya, tindakan kedua dokter ‘pemalas’
itu dinilai sebagai salah satu bentuk ‘pengkhianatan’ kepada Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) setempat.
“Mereka (dokter) itu sungguh
tidak tahu diri sekali karena biaya sekolah mereka itu dari Pemkab Lampura. Jadi,
tidak ada alasan mereka tidak mau mengabdi disini (Lampura),” tandas Asisten II
Pemkab Lampura, Azwar Yazid, diruangaannya, Senin (7/10).
Oleh karena itu, kata
dia lagi, pihaknya akan memanggil seluruh dinas terkait seperti Direktur Rumas
Sakit Umum Ryacudu, Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD),
Inspektorat Lampura guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam persoalan
ini. Kendati begitu, pria yang akrab dengan sebutan ‘adin’ ini menegaskan bahwa apapun alasannya, tindakan kedua dokter
‘pemalas’ itu tidak dapat dibenarkan.
TES URINE, DUA OKNUM POLISI POSITIF NARKOBA
Kotabumi (SL) - Sedikitnya dua oknum
Bintara Polres Lampung Utara (Lampura) terindikasi sebagai pemakai narkoba. Hal
ini terungkap dalam tes urine yang dilakukan secara mendadak oleh Polres
setempat, digedung Serba Guna Polres setempat, Senin (7/10) sekitar pukul 09:00
WIB. Tes urine ini sendiri diikuti oleh
257 anggota dari Polres dan Polsek setempat. Dimana, tes urine ini dipimpin langsung
oleh AKBP. Helmy Santika seusai melakukan apel pagi di Markas Polres setempat.
PNS TIDAK PAKAI ATRIBUT, SEKKAB BERANG
Kotabumi (SL) – Rendahnya disiplin
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara dalam
menggunakan atribut kepegawaian membuat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) naik
pitam. Pejabat tertinggi dalam pemerintahan
Kabupaten itu meluapkan emosinya secara langsung kepada seluruh PNS yang hadir dalam kegiatan pembagian kartu
pegawai (karpeg), kartu isteri (karis) dan kartu suami (karsu) bagi 693 orang
di uala Gedung Korpri Kotabumi, Senin (7/10).
MANASIK HAJI TK DIKRITIK WALI MURID
Kotabumi (SL) – Kegiatan
pelatihan manasik haji bagi anak – anak Taman Kanak – kanak (TK) Lampung Utara
yang digelar di kampus perguruan tinggi Muhammadiyah Kotabumi, Lampura menuai
keluhan wali murid. Pasalnya, para wali murid tersebut harus berdesak – desakan
saat hendak mengantarkan anaknya mengikuti kegiatan tersebut.
Pantauan dilapangan sekitar pukul
08:00 WIB, ratusan wali murid terlihat berdesakan dan saling berebut untuk
mengantarkan anaknya kedepan pintu gerbang kampus tersebut dikarenakan pihak
panitia tidak mengizinkan para wali murid tersebut untuk turut masuk kedalam arena kegiatan
tersebut. Dengan kondisi tersebut, tak ayal membuat sejumlah balita atau bayi
terlihat menangis lantaran terhimpit oleh sesama wali murid lainnya.
NADA SUMBANG TERKAIT POLEMIK DOKTER MALAS BERMUNCULAN
Kotabumi (SL) – Nada sumbang
mulai bermunculan atas lambannya sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung
Utara (Lampura) dalam mengatasi persoalan dua dokter spesialis ‘malas’ yamg
kerap mangkir dari tanggung jawabnya di Rumah Sakit Umum Ryacudu, Kotabumi.
Kedua oknum dokter 'malas' itu yakni dokter spesialis radiologi, Bily Zukyawan
dan dokter spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), Farida Nurhayati.
Menurut ketua Jaringan Pemberantas Korupsi (JPK) Kordinator Daerah Lampura, A. Arsil, Pemkab Lampura harus bertanggung jawab dalam polemik dua dokter spesialis ‘malas’ tersebut. Lantaran menurutnya, Pemkab setempat juga berperan besar dalam terciptanya persoalan ini dengan memberikan kebijakan ‘nyeleneh kepada kedua dokter ‘pemalas’ tersebut yakni dengan mengizinkan kedua dokter ‘pemalas’ itu untuk masuk kerja selama dua kali dalam sebulan. “Pemkab jangan tinggal diam dong!. Harus ada langkah tegas dalam persoalan ini. Karena kebijakan Pemkab lah semua ini terjadi,” katanya dengan lantang, Minggu (6/10).
Selasa, 01 Oktober 2013
AKBP. HELMY : KEBERHASILAN INI BERKAT PERAN MASYARAKAT
Kotabumi (SL) – Apresiasi atas kinerja Kepolisian dan Kodim
0412 Lampung Utara (Lampura) yang telah berhasil mengamankan pelaksanaan
Pemilihan Umum Kepala Daerah setempat sehingga berjalan dengan aman dan lancar terus
mengalir dari sejumlah elemen masyarakat.
Setelah
sebelumnya, LSM Lampung Corruption Watch (LCW) Lampura menyampaikan
apresiasinya, kini apresiasitersebut datang dari Legiun Veteran Republik
Indonesia (LVRI) Lampura dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) setempat.
“Selaku
yang dituakan di Kabupaten
ini, saya sangat merasa bangga kepada pihak Polres dan Kodim 0412 Lampura karena Pemilukada kali ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan
tanpa banyak halangan yang berarti. Pemilukada ini dapat kita katakan sukses
dan berhasil,” kata Ketua LVRI Lampura, Saleh Ahmad,
Selasa (1/10).
DISKES PANGGIL DOKTER NAKAL
Kotabumi (SL) – Dinas Kesehatan Lampung Utara
(Lampura) bakal segera memanggil dua oknum dokter spesialis 'nakal' yang kerap
mangkir kerja di Rumah Sakit Umum (RSU) Ryacudu Kotabumi. Kedua oknum dokter
'nakal' itu yakni dokter spesialis radiologi, Bily Zukyawan dan dokter
spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), Farida Nurhayati.
"Secepatnya akan kita panggil mereka,"
kata Kepala Dinas Kesehatan setempat, Maya Natalia Manan, dikantor Pemerintahan
Kabupaten (Pemkab) setempat, Selasa (1/10).
Maya menjelaskan bahwa dalam pertemuan yang akan
datang tersebut, pihaknya juga akan melibatkan pihak Inspektorat Lampura.
Dimana, dalam pertemuan itu, pihaknya akan meminta ketegasan kedua oknum dokter
spesialis nakal itu apakah masih ingin mengabdi kepada Pemkab Lampura atau
tidak.
Senin, 30 September 2013
RATUSAN HEWAN DISUNTIK RABIES
Kotabumi (SL) – Guna
meminimalisir penyakit rabies diwilayahnya, Dinas Pertanian dan Peternakan
Lampung Utara (Lampura) terus melakukan vaksinasi anti rabies terhadap ratusan
binatang yang mengandung rabies seperti Anjing, Kucing, Kera dan Monyet.
“Suntikan anti rabies untuk
dilakukan terhadap hewan yang mengandung rabies seperti Anjing, Kera, Monyet.
Vaksinasi binatang ini sebagai bentuk antisipasi atau mencegah bahayanya
binatang yang mengandung rabies,” kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan
Peternakan setempat, Halil, Senin (30/9)
PRODA LAMPURA GRATIS TAPI BAYAR
Kotabumi (SL) – Aneh tapi nyata.
Program Sertifikasi Tanah atau Proda Lampung Utara (Lampura) yang dinyatakan
gratis tapi kenyataannya dilapangan berbayar seperti yang terjadi di Kelurahan
Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampura.
Sejumlah warga yang mengikuti
Proda di Kelurahan tersebut diduga dimintai pungutan sebesar Rp. 500. 000. Dimana,
pungutan tersebut diduga melibatkan oknum anggota DPRD setempat, Hasnizal.
RIBUAN TANAH WARGA SIAP DISERTIFIKASI
Kotabumi (SL) - Badan Pertanahan
Nasional (BPN) Lampung Utara memastikan bahwa Program Nasional (Prona) yang
diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu diwilayahnya tidak dipungut biaya
alias gratis.
"Sertifikat prona adalah program pemerintah pusat dan segala biaya yang dibutuhkan sudah dianggarkan melalui Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jadi, prona ini gratis karena untuk kalangan masyarakat tidak mampu dan menengah," kata Kepala Seksi Pengaturan dan Penataan Pertanahan BPN setempat, Rustam, diruangannya, Senin (30/9).
"Sertifikat prona adalah program pemerintah pusat dan segala biaya yang dibutuhkan sudah dianggarkan melalui Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jadi, prona ini gratis karena untuk kalangan masyarakat tidak mampu dan menengah," kata Kepala Seksi Pengaturan dan Penataan Pertanahan BPN setempat, Rustam, diruangannya, Senin (30/9).
Minggu, 29 September 2013
DJAUHARI : PEMKAB DAPAT TUNTUT DOKTER SPESIALIS 'NAKAL'
Kotabumi (SL) –
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara (Lampura), Djauhari Thalib meminta
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menindak tegas kedua oknum dokter
spesialis ‘nakal’ yang mangkir dari kerjanya di Rumah Sakit Umum Ryacudu
Kotabumi. Kedua dokter nakal itu yakni dokter spesialias Radiologi, Bily Zukyawan
dan dokter spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), Farida Nurhayati.
LCW APRESIASI KINERJA POLRES DAN TNI
Kotabumi
(SL) - Ketua Lampung Corruption Watch (LCW) Lampung Utara (Lampura), Baqi Indra
Cane mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dan Kodim 0412 Lampura dalam
menciptakan keamanan pada pelaksanaan
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) setempat yang digelar pada Kamis,
(19/9) lalu.
“Kita
sangat mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dan Kodim 0412 Lampura yang
sudah mampu menjaga kondusifitas dalam Pemilukada Lampura,” kata Ketua LCW
Lampura, Baqi Indra Cane, via ponselnya,
Minggu (29/9).
PERUSAKAN ALAT PERAGA KAMPANYE BALONGUB MULAI MARAK
Kotabumi (SL) –
Meski Pemilihan Gubernur Lampung masih belum jelas kapan pelaksanaanya, tapi
aksi perusakan alat peraga kampanye bakal calon Gubernur (Balongub) Lampung
mulai marak terjadi diwilayah Lampung Utara (Lampura), tepatnya di daerah
Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Pantauan
dilapangan, hampir sebagian besar, alat peraga kampanye milik pasangan
Balongub, M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri (Rido Berbakti) didaerah Kotabumi
Ilir rusak parah bahkan ada yang diturunkan atau hilang dari tempatnya.
DOKTER SPESIALIS KEMBALI BERULAH
Kotabumi (SL) -
Sudah diberi hati minta jantung. Begitulah yang dilakukan oleh dokter spesialis
radiologi, Bily Zukyawan dan dokter spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan
(THT), Farida Nurhayati yang bekerja di Rumah Sakit Umum (RSU) Ryacudu
Kotabumi, Lampung Utara (Lampura).
Betapa tidak,
meski telah diberi kebijakan untuk masuk kerja selama dua kali dalam sebulan,
kedua oknum dokter tersebut masih 'mbalelo' dengan jarang masuk. Padahal,
berdasarkan perjanjian yang telah dibuat diatas materai, kedua oknum itu harus
masuk kerja sebanyak dua kali dalam sebulan.
PEMKAB RENOVASI 17 SEKOLAH
Kotabumi
(SL) - Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan di Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Lampung Utara (Lampura) tahun ini mencapai Rp. 24 miliar. Dimana, dana
itu sendiri akan dipergunakan untuk merenovasi sedikitnya 17 sekolah mulai dari
tingkat SD, SMP, SMA dan SMK didaerah setempat.
MELAWAN, SULKIFLI DITEMBAK PETUGAS
Abung
Selatan (SL) - Lantaran melawan saat diamankan, Sulkifli (40), pelaku Pencurian
dengan pemberatan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas Polsek
Abung Selatan, Rabu (24/9) sekitar pukul 03.30 WIB.
Menurut
Pelaksana Tugas Kapolsek Abung Selatan, Iptu. Vicky Pandu, warga Desa
Karang Jawa, Kecamatan anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng)
tersebut ditangkap karena diduga sebagai pelaku pencurian motor disertai dengan
pemberatan di Desa Bandar Kagung Raya pada tanggal 16 September 2013 lalu.
RIBUAN K2 TES NOVEMBER
Kotabumi
(SL) – Ribuan tenaga honorer Kategori 2 (K2) Lampung Utara (Lampura)
dipastikan bakal mengikuti tes pada 3 November 2013 mendatang.
“Jumlah
honorer K2 Lampura sendiri berjumlah 1.754 orang,” ujar Kepala Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, Asmidi Ismail, Selasa (25/9).
Pelaksanaan
tes bagi honrer K2 ini, terus dia lagi, akan dilakukan secara
serentak diseluruh Indonesia. Oleh karena itu, guna menampung ribuan
honorer tersebut saat melakukan tes, pihaknya berencana menggunakan
fasilitas gedung beberapa sekolah untuk pelaksanaan tes itu.
“Karena jumlah peserta
tes itu ribuan, maka kita akan menggunakan beberapa gedung
sekolah yang ada,” tutur dia.
PKS SIAP KAWAL ABDI
Kotabumi
(SL) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Utara (Lampura)
siap mengawal seluruh program yang menjadi bagian dari visi dan
misi yang ditawarkan oleh Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih
kepada masyarakat setempat dalam setiap kampanye politiknya.
"Kita
siap kawal seluruh program yang ada dalam visi dan misi ABDI (Agung
- Paryadi) agar dapat segera terealisasi dan berjalan pada jalurnya,"
kata Ketua DPC PKS Lampura, Zainul Arifin, dikantor DPC PKS,
dijalan Soekarno - Hatta, Selasa (24/9).
TIDAK TERIMA, ZA GUGAT KPU KE MK
Kotabumi (SL) – Tim pemenangan
Zainal Abidin dan Anshori Djausal (ZA) menuding pelaksanaan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Lampung Utara (Lampura) yang digelar, Senin (23/9) Ilegal alias cacat hukum.
Indikasi kecurangan itu terjadi pada saat
pemungutan dan rekapitulasi suara oleh lembaga penyelenggara pemilu ini. “Kami anggap pleno di KPU cacat demi hukum,
karena banyak pelanggaran yang
terjadi mulai dari tingkat KPPS hingga KPUD. Kami mencurigai ada 27 ribu
suara siluman yang digelembungkan
(mark-up)
hingga kami dicurangi,” beber salah
satu Tim Sukses ZA, Imausyah
usai pelaksanaan pleno penetapan calon terpilih di KPU Lampura Senin (23/9).
ABDI UNGGUL, ZA LENGSER
Kotabumi (SL) - Pasangan
Caln (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura), Agung - Paryadi
(ABDI) akhirnya resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat sebagai
Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2014 - 2019 mendatang.
Keputusan
penetapan Paslon ABDI tersebut sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih
tersebut berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang dilaksanakan oleh KPU setempat,
Senin (23/9). Dimana berdasarkan hasil Rapat Pleno itu, jumlah perolehan Paslon
ABDI meraup suara tertinggi dari ketiga Paslon Lainnya.
Minggu, 22 September 2013
HARI INI, KPU TETAPKAN BUPATI TERPILIH
Kotabumi (SL) – Teka – teki siapa
yang akan memimpin Lampung Utara (Lampura) untuk lima tahun kedepan bakal
segera terjawab. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, hari ini,
memastikan akan menetapkan Bupati and Wakil Bupati periode 2014 – 2019
mendatang.
Hal ini dilakukan, setelah KPU
setempat menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Umum
Kepala Daerah (Pemilukada) setempat yang rencananya akan dilakukan hari ini
juga. Dimana, seluruh hasil rekapitulasi dan logistik dari Panitia Pemilihan
Kecamatan (PPK) telah diterima oleh KPU setempat.
“Besok (hari ini) kami akan lakukan
rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara. Karena semua logistik baik
logistik tentang berita acara atau logistik hasil rekapan penghitungan dari
panitia pemilihan kecamatan (PPK), serta logistik yang lainnya telah kita
terima,” jelas Ketua KPU Lampura, Marthon, dikantor KPU setempat, Minggu
(22/9).
YUSRIZAL : SIAPAPUN YANG JADI BUPATI, MARI KITA DUKUNG
Kotabumi (SL) – Calon Bupati
Lampung Utara (Lampura), M. Yusrizal, ST mengimbau kepada seluruh masyarakat
setempat untuk bersama – sama mendukung siapapun Calon Bupati yang akan
terpilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) mendatang.
“Kepada masyarakat termasuk
pendukung maupun simpatisan para kompetitor dalam Pemilukada, saya himbau untuk
mendukung Bupati terpilih yang sebentar lagi akan ditetapkan oleh Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Lampura,” kata M. Yusrizal, ST dikediamannya, Minggu
(22/9).
AGUNG : INI KEMENANGAN RAKYAT
Kotabumi (SL) - Calon Bupati Lampung Utara
(Lampura), Agung Ilmu Tamanuri menilai kemenangan yang diperolehnya dalam
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) kali ini merupakan kemenangan bagi
seluruh rakyat setempat.
"Kemenangan ini bukanlah milik kami berdua (ABDI). Tapi ini adalah kemenangan seluruh rakyat Lampung Utara," kata Agung, dalam konferensi persnya, di kantor DPC PKS setempat bersama Koalisi Pejuang Perubahan (Kopper), Kamis malam (19/9) sekitar pukul 20:00 WIB.
"Kemenangan ini bukanlah milik kami berdua (ABDI). Tapi ini adalah kemenangan seluruh rakyat Lampung Utara," kata Agung, dalam konferensi persnya, di kantor DPC PKS setempat bersama Koalisi Pejuang Perubahan (Kopper), Kamis malam (19/9) sekitar pukul 20:00 WIB.
Sebab menurutnya, kemenangan tersebut merupakan
cerminan murni dari suara rakyat Lampura yang telah memilih tanpa pengaruh
apapun. "Ini tonggak sejarah bagi rakyat Lampung Utara. Mudah - mudahan,
ABDI bisa emban amanah ini dengan baik," tuturnya lagi.
Untuk itu, putra mantan Bupati Way Kanan ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya yang telah menitipkan amanah ini untuk memimpin Lampura selama lima tahun kedepan. "Awasi kami, tegur kami bila salah. Beri kami pendapat atau masukan agar kami (ABDI) tidak tersandung dalam memimpin roda pemerintahan ini kelak," jelas dia.
Untuk itu, putra mantan Bupati Way Kanan ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya yang telah menitipkan amanah ini untuk memimpin Lampura selama lima tahun kedepan. "Awasi kami, tegur kami bila salah. Beri kami pendapat atau masukan agar kami (ABDI) tidak tersandung dalam memimpin roda pemerintahan ini kelak," jelas dia.
ABDI DAN ZA SALING KLAIM KEMENANGAN
Kotabumi (SL) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati
dan Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura), Agung - Paryadi (ABDI) unggul
sementara dalam hasil perolehan sementara Pemilihan Umum Kepala Daerah
setempat, Kamis (19/9).
Hal ini diketahui berdasarkan penghitungan
sementara Desk Pemilukada yang dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Kesbangpol). Dimana, berdasarkan jumlah perolehan suara sementara yang masuk
hingga pukul 17:30 WIB yang berjumlah 47,018 suara, Paslon ABDI memperoleh
raihan suara tertinggi dengan perolehan suara 24.810 suara atau 52,77 persen.
Sedangkan, Paslon Zainal Abidin - Anshori (ZA) menempati urutan kedua dengan
perolehan suara 17.161 suara. Sedangkan Paslon Yudayono (M. Yusrizal ST - Yoyot
Sukarno) dan Kedeso (Kesuma Dewangsa - Sementara, untuk urutan kedua ditempati
oleh Paslon Petahana, Zainal Abidin - Anshori Djausal (ZA). Sedangkan urutan
ketiga dan keempat ditempati oleh Paslon Yudayono (M. Yusrizal ST - Yoyot
Sukarno) dan Paslon Kedeso (Kesuma Dewangsa - Supeno). Dengan rincian, Yudayono
meraih 3.617 suara, dan Kedeso memperoleh 980 suara.
Selasa, 17 September 2013
TIDAK NETRAL, CAMAT SUNGKAI JAYA DILAPORKAN WARGA
Kotabumi (SL) – Puluhan
warga Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya yang didampingi oleh Koalisi
Pejuang Perubahan (Kopper) melaporkan Camat Sungkai Jaya, Defriyadi ke Panitia
Pengawas Pemilu (Panwaslu), Selasa (17/9) sekitar pukul 13:30 WIB. Camat
Sungkai Jaya tersebut dilaporkan atas dugaan keberpihakannya pada salah satu
Calon Bupati yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada)
setempat.
PANWASLU TANGANI 13 KASUS PEMILUKADA
Kotabumi (SL) - Hingga
Selasa (17/9), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Utara (Lampura) telah
menangani sedikitnya 13 laporan tentang dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Umum
Kepala Daerah (Pemilukada) setempat.
PEMKAB TETAPKAN HARI PEMILIHAN SEBAGAI HARI LIBUR
Kotabumi (SL) - Guna
mendukung suksesnya jalannya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung
Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bakal meliburkan seluruh
Dinas, Instansi, BUMN, BUMD, Swasta, serta Sekolah pada hari Pemilihan Bupati
dan Wakil Bupati, Kamis (19/9) mendatang.
Minggu, 15 September 2013
LAUTAN MANUSIA PENUHI KAMPANYE ABDI
Kotabumi (SL) – Puluhan ribu pendukung
dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) ABDI (Agung - Paryadi) menyesaki Kampanye
terbuka terakhir Paslon tersebut di zona empat di Lapangan Dwikora,
Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara (Lampura),
Sabtu (14/9).
Dalam orasi politiknya, Ketua
Kopper (Koalisi Pejuang Perubahan), Darwan meminta kepada para pendukung dan
simpatisannya untuk tidak terpikat dengan godaan uang yang ditawarkan oleh
salah satu Paslon dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) setempat. “Jangan
gadaikan harga diri kita dengan uang. Sebab, kalau dia (Paslon) itu jadi
pemimpin maka hal pertama yang dipikirkannya ialah bagaimana caranya
mengembalikan uang yang telah dihamburkan itu. Polah inilah yang akan
menyebabkan korupsi semakin merajalela,” tegas dia.
RR ALIH DUKUNGANNYA KE YUDAYONO
Kotabumi (SL) - Teka - teki
kemana suara pendukung dan simpatisan Pasangan RR (Riza Pahlevi - Ruslan
Effendi) pasca gagal melaju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara
terjawab sudah. Pasangan RR tersebut secara resmi mengumumkan akan mengalihkan
dukungannya ke Pasangan Calon Yudayono (M. Yusrizal, ST - Yoyot Sukarno) dalam
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) setempat.
Pernyataan alih dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Riza Fachlevi sesaat sebelum penandatanganan bersama berkas dukungan RR dengan Calon Bupati Lampura, M. Yusrizal, ST, Minggu (15/9), di Posko Pemenangan RR, dijalan Serma Peturun, Kotabumi, sekitar pukul 13:00 WIB.
Pernyataan alih dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Riza Fachlevi sesaat sebelum penandatanganan bersama berkas dukungan RR dengan Calon Bupati Lampura, M. Yusrizal, ST, Minggu (15/9), di Posko Pemenangan RR, dijalan Serma Peturun, Kotabumi, sekitar pukul 13:00 WIB.
Kamis, 12 September 2013
RATUSAN PENDUKUNG RR DEMO KPU LAMPURA
Kotabumi (SL) - Ratusan massa
pendukung dan simpatisan Pasangan Riza Pahlevi - Ruslan Effendi (RR) mendemo
kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara (Lampura), Kamis (12/9)
sekitar pukul 10:30 WIB.
Namun sebelum mendemo Kantor KPU
setempat, ratusan massa tersebut sempat menggelar demo di sekitar bundaran Tugu
Payan Mas dan Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat. Tak pelak,
arus lintas disepanjang jalan yang dilewati para pendukung dan simpatisan RR
itu menjadi macet total, mulai dari Posko RR dijalan Serma Peturun, Jalan
jenderal Sudirman, hingga ke jalan Penitis, tempat kantor KPU Lampura berada.
KPU SIAPKAN 15.580 SURAT SUARA CADANGAN
Kotabumi (SL) - Komisi
Pemilihan Umum (KPU) menerjunkan sedikitnya 100 warga dalam pelipatan kertas
surat suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Lampung Utara (Lampura),
dikantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Kamis (12/9).
"Untuk melipat kertas suara
yang berjumlah 457.561 lembar itu, kita memberdayakan warga sekitar kantor ini
yang jumlahnya mencapai 100 orang. Surat suara ini sendiri dicetak di Kota
Metro, Lampung Tengah dan tiba dikantor KPU pada Rabu malam (11/9) sekitar
pukul 21:30 WIB," kata Sekretaris KPU Lampura, Firdaus, dikantornya.
Selasa, 10 September 2013
JAGOANNYA GAGAL MELAJU, GOLKAR MERAPAT KE ZA
Kotabumi (SL) - DPD II Partai Golkar (PG) Lampung Utara (Lampura) banting
setir mendukung pasangan petahana Zainal Abidin - Anshori Djausal (ZA) lantaran pasangan
Reza Pahlevi-Ruslan Efendi (RR) yang diusung gagal melaju
sebagai peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).
Keputusan ini diambil berdasarkan
hasil pleno DPD I bersama DPD II bahwa suara partai Golkar dialihkan ke pasangan nomor
urut 4 Zainal Abidin dan Anshori Djausal (ZA). “Jika ada kader atau pengurus Partai
Golkar tingkat
Pengurus Kecamatan atau Pengurus Desa tidak indahkan instruksi
partai ini maka akan ditindak sesuai Peraturan Partai Golkar Nomor 13/2011
Tentang Tata cara Pemilihan
Kepala Daerah yakni dipecat,” ancam Ketua
DPD II Partai Golkar, Ruslan Effendi dalam rapat internal yang dihadiri oleh 23
Pengurus Kecamatan (PK) dan sejumlah Calon anggota Legislatif PG, Selasa
( 10/9).
LAGI, PENGECOR BBM ILEGAL DIAMANKAN APARAT
Kotabumi (SL) – Iswansi (38), warga
Desa Padang Ratu, RT 06/ RW 05, Kecamatan Sungkai
Utara, dan Raden Efendi
(43) Wara Desa Padang Ratu RT
04/RW 09,
Kecamatan Negara Ratu, Lampung Utara (Lampura) harus berurusan dengan pihak berwajib.
Apa pasal?. Keduanya
tertangkap
tangan oleh pihak Kepolisian setempat saar sedang melakukan pengecoran
BBM jenis solar, di SPBKB (Stasiun
Pengisian Bahan Kendaraan Bermotor), dijalan Desa
Prokimal, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampura, Senin
(9/9) sekitar pukul 22. 00 WIB.
YUDAYONO BLUSUKAN KE PASAR, ABDI TATAP MUKA DENGAN WARGA
Kotabumi
(SL) - Hari ketujuh masa kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil
Bupati Yudayono (M. Yusrizal - Yoyot Sukarno) diisi dengan pemantapan kepada
Tim Yudayono yang tergabung dalam Koordinator Kecamatan, Desa, dan Dusun di
Kecamatan Hulu Sungkai, Selasa (10/9).
"Total
Tim Yudayono yang ada di Kecamatan Hulu Sungkai ini berjumlah 61 orang.
Rinciannya, Korcam berjumlah 1 orang, Kordes 15 orang, dan Kordus 45
orang," kata Yusrizal via ponselnya, Selasa (10/9).
Menurutnya,
Pemantapan terhadap Tim Yudayono yang terbagi dalam Koordinator Kecamatan
(Korcam), Koordinator Desa (Kordes), dan Koordinator Dusun (Kordus) Hulu
Sungkai itu merupakan salah satu cara Yudayono untuk keluar sebagai pemenang
pada Pemilukada nanti.
Disinggung
mengenai aspirasi, masukan atau keluhan apa saja yang disampaikan masyarakat selama pihaknya berkampanye, Izal sapaan
akrabnya menuturkan hampir sebagian besar masyarakat mengeluhkan persoalan
keamanan seperti saat dirinya blusukan dan menggelar kampanye dialogis di pasar
Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Sabtu (7/9) lalu. "Mereka (pedagang)
mengaku takut keluar subuh untuk berdagang karena takut dibegal," kata
dia.
DIDUGA TERLIBAT PEMBAGIAN SEMBAKO, OKNUM STAF PANWASLU DINONAKTIFKAN
Kotabumi
(SL) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Utara (Lampura) langsung
merespon dugaan keterlibatan salah seorang stafnya (SF) dalam pembagian paket
sembako milik salah satu calon peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah
(Pemilukada) setempat. Respon tersebut diwujudkan dengan jalan menonaktifkan
sementara oknum tersebut dari statusnya sebagai staf Panwaslu.
"Mulai
hari ini, oknum SF sudah kita non aktifkan," ujar Divisi Hukum dan
Pelanggaran Panwaslu setempat, Zainal Bahtiar, diruangannya, Selasa (10/9).
Langganan:
Postingan (Atom)









